info@parokiarnoldus.org +6221 880 1763

RENUNGAN KAMIS 17 SEPTEMBER 2020

DOSA DIJAUHI, ORANG YANG BERBUAT DOSA DIKASIHI

Bacaan : 1Kor. 15:1-11

Injil : Luk. 7:36-50


Pastur Ambrosius Pantola, SVD

www.parokibekasi.net

...
Ilustasi Perempuan Membasuh Kaki Yesus

September, 17 2020 PAROKIBEKASI.NET
"Dosanya yang banyak itu telah diampuni, sebab ia telah banyak berbuat kasih. Tetapi orang yang sedikit diampuni, sedikit juga ia berbuat kasih." (Luk.7:47)

Injil hari ini mengisahkan perjumpaan Tuhan Yesus dengan seorang perempuan yang berdosa. Perjumpaan itu terjadi di rumah seorang farisi yang mengundang Yesus untuk hadir dalam perjamuan makan.

Perbuatan si farisi ini perlu diacungi jempol, farisi itu baik hati dan terbuka terhadap Tuhan Yesus.

Namun persoalannya adalah sikap orang farisi itu terhadap perempuan yang berdosa tadi. Sebagai orang berdosa tidak pantas perempuan itu menangis di depan Tuhan Yesus sambil membasahi kaki-Nya dgn air matanya dan menyekanya dgn rambutnya, kemudian ia mencium kakiNya dan meminyakinya dengan minyak wangi. Menurut farisi itu Tuhan Yesus yang suci, tidak boleh didekati oleh orang berdosa.

Yesus tidak setuju dgn sikap orang farisi itu. Yesus menunjukkan kpd orang farisi itu bahwa dosa memang tetap dosa, dosa juga membawa maut dan mala petaka, bencana dan kehancuran. Namun demikian, dosa bukanlah sesuatu yg abadi yg tidak bisa diampuni dan dihapuskan.

Misi Yesus di dunia ini : "Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa" (Mat.9:13), "supaya mereka bertobat" (Luk.5:32).

Dari kisah injil hari ini perlu kita petik beberapa hal :

  • Seperti orang yahudi kita sepakat bahwa dosa membawa malapeta, kehancuran dan kebinasaan. Karena itu dosa harus dijauhkan, disingkirkan, dosa harus dicungkir keluar dari dlm hati.

    Namun kita tidak boleh menyingkirkan para pendosa. Jangan kita mengikuti orang farisi, melainkan mengikuti Tuhan Yesus. Tuhan Yesus menolak dosa tetapi menerima para pendosa. Tuhan Yesus menolak kejahatan tetapi mencari dan menerima penjahat sesuai dgn misi-Nya. Tuhan Yesus mengasihi orang-orang berdosa.

  • Kita harus banyak berbuat kasih. Dengan kasih, pendosa tidak menjadi liar tetapi menjadi jinak dan dekat dgn kita. Kasih itu ibarat garam yang menjinakkan binatang liar, atau ibarat gula yang mengundang banyak semut.

    Selain itu berbuat kasih juga akan menolong diri kita sendiri. Kita bukan orang yang bersih, suci. Kita juga adalah perempuan yang berdosa, laki-laki yang berdosa, pastor yang berdosa, suster yang berdosa, orang tua yang berdosa, anak-anak yang berdosa, pemimpin yang berdosa, bawahan yang berdosa. Dosa kita diampuni dan kejahatan kita disucikan hanya bila kita mengakui di depan Tuhan dan sesama bahwa kita memang berdosa dan berbuat salah.

Kalau kita mengasihi sesama, kita mengasihi Tuhan. Itulah kasih yg bersayap ganda yg menerbangkan kita ke surga dan membumikan kita di dunia.

Selamat pagi untuk semua umat, para sahabat.

Tuhan Yesus & Bunda Maria memberkati dan mendoakan kita. Sukses & sehat.