<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Paroki St. Arnoldus Janssen &#187; Renungan</title>
	<atom:link href="http://parokiarnoldus.org/index.php/category/renungan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://parokiarnoldus.org</link>
	<description>Media komunikasi Paroki St. Arnoldus Janssen Bekasi</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Sep 2010 00:22:04 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.5</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Buku Renungan Bulan Kitab Suci 2010</title>
		<link>http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/08/renungan-bulan-kitab-suci-2010/</link>
		<comments>http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/08/renungan-bulan-kitab-suci-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Aug 2010 04:57:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin_ferdy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dinamika]]></category>
		<category><![CDATA[Mingguan]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan Harian]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[buku rohani]]></category>
		<category><![CDATA[ibadat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://parokiarnoldus.org/?p=1990</guid>
		<description><![CDATA[Bulan Kitab Suci sudah di depan mata. Selain mengadakan Lomba Bulan Kitab Suci 2010, KKKS-KAJ juga membuat  buku renungan harian. Sesuai dengan tema Bulan Kitab Suci 2010 &#8220;Biarkanlah Anak-Anak Datang Kepada-Ku&#8221; (Lukas 18:16), keluarga yang membiasakan diri membaca kitab suci, buku renungan harian tahun ini lebih diperuntukkan untuk anak-anak.
Yang menariknya bukan hanya diperuntukkan untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="size-full wp-image-1992 alignnone" title="Buku Renungan BKSN 2010" src="http://parokiarnoldus.org/wp-content/uploads/2010/08/bksn2.jpg" alt="Buku Renungan BKSN 2010" width="313" height="448" />Bulan Kitab Suci sudah di depan mata. Selain mengadakan Lomba Bulan Kitab Suci 2010, KKKS-KAJ juga membuat  buku renungan harian. Sesuai dengan tema Bulan Kitab Suci 2010 <strong>&#8220;Biarkanlah Anak-Anak Datang Kepada-Ku&#8221;</strong><strong> (Lukas 18:16</strong><strong><em>), </em></strong><em>keluarga yang membiasakan diri membaca kitab suci, </em>buku renungan harian tahun ini lebih diperuntukkan untuk anak-anak.</p>
<p>Yang menariknya bukan hanya diperuntukkan untuk anak-anak, tetapi buku ini juga disusun oleh anak-anak yaitu oleh siswa-siswi<em> SD Ricci I &#8211; Jakarta Barat</em> yang di  koordinir oleh <em>Bp. Adrianus Edy Saputra,S.Pd (Guru Pendamping)</em>, serta  selaku editor adalah<em> Romo Hardijantan Dermawan,Pr (Ketua Komisi  Kateketik KAJ)</em>. Karena yang menyusun buku ini anak-anak, renungan-renungan yang ada di dalam buku ini juga berupa cerita-cerita ringan dengan bahasa yang sangat mudah dicerna khususnya oleh anak-anak. Sampai saat ini buku renungan ini  telah disebarkan luaskan ke sekolah-sekolah Katolik dan paroki-paroki.</p>
<p>Melalui renungan selama satu bulan ini, Yesus ingin datang menyapa kita semua, maka dari itu dengarkan dan resapi sabda-Nya, serta jadikan panutan dalam hidup kita. Semoga Yesus semakin dekat di hati kita dan menjawab semua kerinduan kita <em>(kutipan pengantar Rm. Hardijantan Dermawan,Pr)</em>.</p>
<div class="ilsb-parent ilsb-arial"><a href="#" class="ilsb ilsb-share">bagikan kabar gembira ini..</a><br /><div class="ilsb-child"><span><a rel="nofollow" href="http://parokiarnoldus.org/index.php/feed/" class="ilsb ilsb-subscribe" title="Subscribe to RSS" onclick="window.open(this.href, '_blank', 'scrollbars=yes, menubar=no, border=0, height=600, width=800, resizable=yes, toolbar=no, location=no, status=no'); return false;" ></a></span><span><a rel="nofollow" href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/08/renungan-bulan-kitab-suci-2010/&amp;title=Buku+Renungan+Bulan+Kitab+Suci+2010" class="ilsb ilsb-digg" title="Add to Digg" onclick="window.open(this.href, '_blank', 'scrollbars=yes, menubar=no, border=0, height=600, width=800, resizable=yes, toolbar=no, location=no, status=no'); return false;" ></a></span><span><a rel="nofollow" href="http://del.icio.us/post?url=http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/08/renungan-bulan-kitab-suci-2010/&amp;title=Buku+Renungan+Bulan+Kitab+Suci+2010" class="ilsb ilsb-delicious" title="Add to del.icio.us" onclick="window.open(this.href, '_blank', 'scrollbars=yes, menubar=no, border=0, height=600, width=800, resizable=yes, toolbar=no, location=no, status=no'); return false;" ></a></span><span><a rel="nofollow" href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/08/renungan-bulan-kitab-suci-2010/" class="ilsb ilsb-facebook" title="Share on Facebook" onclick="window.open(this.href, '_blank', 'scrollbars=yes, menubar=no, border=0, height=600, width=800, resizable=yes, toolbar=no, location=no, status=no'); return false;" ></a></span><span><a rel="nofollow" href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/08/renungan-bulan-kitab-suci-2010/&amp;title=Buku+Renungan+Bulan+Kitab+Suci+2010" class="ilsb ilsb-stumbleupon" title="Add to StumbleUpon" onclick="window.open(this.href, '_blank', 'scrollbars=yes, menubar=no, border=0, height=600, width=800, resizable=yes, toolbar=no, location=no, status=no'); return false;" ></a></span></div></div>

<p>Related posts:<ol><li><a href='http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/09/bulan-kitab-suci-2010-kreasi-cerita-alkitab/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Bulan Kitab Suci 2010: Kreasi Cerita Alkitab'>Bulan Kitab Suci 2010: Kreasi Cerita Alkitab</a></li>
<li><a href='http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/08/lomba-bulan-kitab-suci-2010/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Lomba Bulan Kitab Suci 2010'>Lomba Bulan Kitab Suci 2010</a></li>
<li><a href='http://parokiarnoldus.org/index.php/2009/08/selayang-pandang-bulan-september-bulan-kitab-suci-nasional/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Selayang Pandang Bulan September, Bulan Kitab Suci Nasional'>Selayang Pandang Bulan September, Bulan Kitab Suci Nasional</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/08/renungan-bulan-kitab-suci-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>„Menjadi Orang Kaya yang Pandai“</title>
		<link>http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/%e2%80%9emenjadi-orang-kaya-yang-pandai%e2%80%9c/</link>
		<comments>http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/%e2%80%9emenjadi-orang-kaya-yang-pandai%e2%80%9c/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Jul 2010 15:12:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin_victor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mingguan]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://parokiarnoldus.org/?p=1900</guid>
		<description><![CDATA[Renungan Minggu Biasa XVIII – Tahun C – 1 Agustus 2010
Pkh 1,2. 2,21-13 / Kol 3,1-5.9-11 / Luk 12,13-21
Oleh: Rm. Victor Bani, SVD
 
Seandainya diminta untuk memilih, apakah lebih suka menjadi orang kaya ataukah orang miskin dalam Kitab Suci, terus terang, saya pasti akan memilih untuk menjadi orang miskin. Kenapa begitu? Persoalannya, bukan karena menjadi orang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><em>Renungan Minggu Biasa XVIII – Tahun C – 1 Agustus 2010</em></p>
<p align="center"><em>Pkh 1,2. 2,21-13 / Kol 3,1-5.9-11 / Luk 12,13-21</em></p>
<p align="center"><em>Oleh: Rm. Victor Bani, SVD</em></p>
<p align="center"><em> </em></p>
<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-1901" title="Victor1" src="http://parokiarnoldus.org/wp-content/uploads/2010/07/Victor1-150x150.jpg" alt="Victor1" width="150" height="150" />Seandainya diminta untuk memilih, apakah lebih suka menjadi orang kaya ataukah orang miskin dalam Kitab Suci, terus terang, saya pasti akan memilih untuk menjadi orang miskin. Kenapa begitu? Persoalannya, bukan karena menjadi orang miskin itu jauh lebih enak hidupnya, tetapi karena &#8211; dalam injil &#8211; menjadi orang kaya itu banyak sialnya.<span id="more-1900"></span></p>
<p> </p>
<p> </p>
<p>Ada banyak kisah dalam Kitab Suci yang ‘mendukung’ pendapat di atas.</p>
<p><img class="alignright size-medium wp-image-1902" title="quandary_7pe" src="http://parokiarnoldus.org/wp-content/uploads/2010/07/quandary_7pe-300x205.jpg" alt="quandary_7pe" width="300" height="205" />Kita tentu pernah mendengar cerita tentang seorang pemuda kaya yang bertanya kepada Yesus, apa yang mesti diperbuatnya untuk memperoleh hidup kekal. Bukannya menjawab pertanyaan tersebut, oleh Yesus, si pemuda itu malah disuruh pulang ke rumahnya. Ia diminta untuk menjual segala harta miliknya, membagikannya kepada orang-orang miskin, lalu datang mengikuti Yesus. Mendengar permintaan tersebut, pemuda itu pergi dengan sedih hati, karena dia tidak mau kehilangan hartanya yang banyak. „Sesungguhnya, lebih mudah seekor unta masuk melalui lobang jarum, daripada seorang kaya masuk dalam kerajaan surga“. </p>
<p><img class="alignleft size-medium wp-image-1903" title="reiche_mann_arme_lazarus_hi" src="http://parokiarnoldus.org/wp-content/uploads/2010/07/reiche_mann_arme_lazarus_hi-300x246.jpg" alt="reiche_mann_arme_lazarus_hi" width="300" height="246" />Lalu, ada lagi kisah tentang orang kaya dan Lazarus yang miskin. Orang kaya yang satu ini sungguh-sungguh keterlaluan. Ketika masih hidup di dunia, dia berfoya-foya dengan kekayaannya. Dia memiliki makanan dan minuman yang berlimpah, tetapi tidak pernah peduli, apalagi berbagi dengan Lazarus yang berbaring di dekat pintu rumahnya.  Akibatnya, setelah meninggal, Lazarus dibawa oleh malaikat untuk masuk kerajaan surga, duduk di pangkuan Abraham, sedangkan si orang kaya itu tanpa banyak pertimbangan, dibiarkan sengsara dan menderita di alam maut.</p>
<p>Dan dalam injil hari ini, kepada para pendengar-Nya, Yesus berceritera tentang seorang kaya yang bodoh. Hemat saya, kebodohan orang kaya itu pertama-tama terletak bukan pada keputusannya untuk membangun gudang-gudang besar untuk menyimpan semua hasil panenannya yang berlipah ruah, tetapi terlebih pada sikapnya yang menganggap bahwa hartanya adalah satu-satunya penjamin kehidupannya. Keputusannya untuk mempersiapkan masa depan yang jauh lebih baik bagi dirinya, patut dipuji, luar biasa, sangat tepat, tetapi menjadi tidak berarti sama sekali ketika Malaikat Maut datang menjemputnya. Semua yang telah direncanakannya menjadi sia-sia.</p>
<p>Di situlah letak kebodohan si orang kaya itu, mempercayakan nasibnya semata-mata hanya pada harta kekayaannya. Ketika kekayaannya hilang, ketika dia dipisahkan secara paksa oleh Malaikat Maut dari kekayaannya, semuanya menjadi sirna dan tak berguna.</p>
<p>Yesus tidak pernah melarang orang untuk mencari harta dan kekayaan. Selagi orang mencari dan mengumpulkannya dengan cara yang halal, mengapa tidak. Yesus juga tidak pernah mencela orang yang mengumpulkan harta, Yesus tidak pernah mencela orang yang menabung untuk mempersiapkan diri guna menyambut masa depan yang lebih baik bagi. Memikirkan hari esok adalah sikap yang sangat bijaksana.</p>
<p>Yang dipersoalkan Yesus adalah ketika orang menganggap bahwa mengumpulkan harta adalah satu-satunya tujuan hidup. Yang dipermasalahkan oleh Yesus adalah pendapat bahwa kekayaan adalah satu-satunya penjamin, bahagia tidaknya hidup manusia di dunia ini.    </p>
<p>Orang boleh mengumpulkan dan mempunyai banyak harta. Persoalannya, seandainya kita mempunyai harta dan kekayaan, mau diapakan harta dan kekayaan yang kita miliki itu? Supaya nasib kita tidak seperti nasib si orang kaya yang bodoh, usul saya, <strong>jadilah orang kaya yang pandai</strong>.</p>
<p><strong><img class="alignleft size-medium wp-image-1905" title="org kaya yang bodoh" src="http://parokiarnoldus.org/wp-content/uploads/2010/07/org-kaya-yang-bodoh-247x300.jpg" alt="org kaya yang bodoh" width="247" height="300" />Orang kaya yang pandai</strong> adalah mereka yang tidak pernah menganggap bahwa kekayaannya adalah satu-satunya tumpuan hidup mereka. Kekayaan bukanlah sumber utama kebahagiaan.</p>
<p><strong>Orang kaya yang pandai</strong> adalah mereka yang tidak menutup matanya terhadap penderitaan sesamanya.</p>
<p><strong>Orang kaya yang pandai</strong> adalah mereka yang selalu bersedia dengan kekayaannya, dengan apa yang mereka miliki, untuk menolong dengan tangan terbuka, sesamanya yang membutuhkan bantuannya.</p>
<p><strong>Orang kaya yang pandai</strong> adalah mereka yang mau berbagi dengan sesamanya.</p>
<p>Dan yang terpenting, <strong>orang kaya yang pandai</strong> adalah mereka yang bukan saja mau mengumpulkan harta di dunia ini, tetapi terlebih mengumpulkan harta surgawi, yaitu dengan sikap dan tindakannya yang mencintai dan mengasihi Tuhan dan sesamanya, seperti mereka mencintai dan mengasihi dirinya sendiri. Harta surgawi adalah harta yang tidak ternilai harganya, yang tidak dapat dirampas dari kita, oleh Malaikat maut sekalipun. </p>
<p><strong>Supaya nasib kita tidak seperti nasib si orang kaya yang bodoh – seperti dalam Injil hari ini – usul saya, jadilah orang kaya yang pandai. Amin</strong></p>
<div class="ilsb-parent ilsb-arial"><a href="#" class="ilsb ilsb-share">bagikan kabar gembira ini..</a><br /><div class="ilsb-child"><span><a rel="nofollow" href="http://parokiarnoldus.org/index.php/feed/" class="ilsb ilsb-subscribe" title="Subscribe to RSS" onclick="window.open(this.href, '_blank', 'scrollbars=yes, menubar=no, border=0, height=600, width=800, resizable=yes, toolbar=no, location=no, status=no'); return false;" ></a></span><span><a rel="nofollow" href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/%e2%80%9emenjadi-orang-kaya-yang-pandai%e2%80%9c/&amp;title=%E2%80%9EMenjadi+Orang+Kaya+yang+Pandai%E2%80%9C" class="ilsb ilsb-digg" title="Add to Digg" onclick="window.open(this.href, '_blank', 'scrollbars=yes, menubar=no, border=0, height=600, width=800, resizable=yes, toolbar=no, location=no, status=no'); return false;" ></a></span><span><a rel="nofollow" href="http://del.icio.us/post?url=http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/%e2%80%9emenjadi-orang-kaya-yang-pandai%e2%80%9c/&amp;title=%E2%80%9EMenjadi+Orang+Kaya+yang+Pandai%E2%80%9C" class="ilsb ilsb-delicious" title="Add to del.icio.us" onclick="window.open(this.href, '_blank', 'scrollbars=yes, menubar=no, border=0, height=600, width=800, resizable=yes, toolbar=no, location=no, status=no'); return false;" ></a></span><span><a rel="nofollow" href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/%e2%80%9emenjadi-orang-kaya-yang-pandai%e2%80%9c/" class="ilsb ilsb-facebook" title="Share on Facebook" onclick="window.open(this.href, '_blank', 'scrollbars=yes, menubar=no, border=0, height=600, width=800, resizable=yes, toolbar=no, location=no, status=no'); return false;" ></a></span><span><a rel="nofollow" href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/%e2%80%9emenjadi-orang-kaya-yang-pandai%e2%80%9c/&amp;title=%E2%80%9EMenjadi+Orang+Kaya+yang+Pandai%E2%80%9C" class="ilsb ilsb-stumbleupon" title="Add to StumbleUpon" onclick="window.open(this.href, '_blank', 'scrollbars=yes, menubar=no, border=0, height=600, width=800, resizable=yes, toolbar=no, location=no, status=no'); return false;" ></a></span></div></div><h4>Pengunjung menemukan artikel ini dengan kata kunci:</h4><ul><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/%e2%80%9emenjadi-orang-kaya-yang-pandai%e2%80%9c/" title="bagaimana menjadi orang kaya">bagaimana menjadi orang kaya</a> (7)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/%e2%80%9emenjadi-orang-kaya-yang-pandai%e2%80%9c/" title="jadilah kamu orang orang yang pandai">jadilah kamu orang orang yang pandai</a> (3)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/%e2%80%9emenjadi-orang-kaya-yang-pandai%e2%80%9c/" title="renungan tentang orang kaya yang bodoh">renungan tentang orang kaya yang bodoh</a> (2)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/%e2%80%9emenjadi-orang-kaya-yang-pandai%e2%80%9c/" title="Renungan orang kaya yang bodoh">Renungan orang kaya yang bodoh</a> (2)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/%e2%80%9emenjadi-orang-kaya-yang-pandai%e2%80%9c/" title="orang kaya yang bodoh">orang kaya yang bodoh</a> (2)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/%e2%80%9emenjadi-orang-kaya-yang-pandai%e2%80%9c/" title="sikap orang kaya dunia">sikap orang kaya dunia</a> (2)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/%e2%80%9emenjadi-orang-kaya-yang-pandai%e2%80%9c/" title="kisah tentang seorang yang mengasihi sesamanya seperti dirinya">kisah tentang seorang yang mengasihi sesamanya seperti dirinya</a> (1)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/%e2%80%9emenjadi-orang-kaya-yang-pandai%e2%80%9c/" title="sikap orang kaya">sikap orang kaya</a> (1)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/%e2%80%9emenjadi-orang-kaya-yang-pandai%e2%80%9c/" title="sikap kaya">sikap kaya</a> (1)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/%e2%80%9emenjadi-orang-kaya-yang-pandai%e2%80%9c/" title="cara menjadi orang pandai">cara menjadi orang pandai</a> (1)</li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 4.759 ms -->

<p>Related posts:<ol><li><a href='http://parokiarnoldus.org/index.php/2009/10/kaya-tetapi-tetap-masuk-surga/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Kaya (tetapi) Tetap Masuk Surga'>Kaya (tetapi) Tetap Masuk Surga</a></li>
<li><a href='http://parokiarnoldus.org/index.php/2009/07/yang-kecil-dapat-menjadi-besar/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Yang &#8220;Kecil&#8221; dapat menjadi &#8220;Besar&#8221;'>Yang &#8220;Kecil&#8221; dapat menjadi &#8220;Besar&#8221;</a></li>
<li><a href='http://parokiarnoldus.org/index.php/2009/08/orang-manggarai-yang-berbelas-kasih/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Orang Manggarai yang Berbelas Kasih'>Orang Manggarai yang Berbelas Kasih</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/%e2%80%9emenjadi-orang-kaya-yang-pandai%e2%80%9c/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mintalah, maka kamu akan diberi</title>
		<link>http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/mintalah-maka-kamu-akan-diberi/</link>
		<comments>http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/mintalah-maka-kamu-akan-diberi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Jul 2010 14:56:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin_victor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mingguan]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://parokiarnoldus.org/?p=1892</guid>
		<description><![CDATA[Renungan Minggu Biasa XVII – Tahun C – 25 Juli 2010
Kej 18,20-32; Kol 2,12-14; Luk 1,1-13
Oleh: Rm. Victor Bani, SVD
 
Salah satu doa yang paling sering saya ucapkankan dalam hidup, bahkan hingga saat ini adalah doa Bapa Kami. Bagi saya pribadi, doa ini adalah doa yang terindah. Indahnya doa ini bukan semata-mata karena dia diajarkan oleh [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><em>Renungan Minggu Biasa XVII – Tahun C – 25 Juli 2010</em></p>
<p align="center"><em>Kej 18,20-32; Kol 2,12-14; Luk 1,1-13</em></p>
<p align="center"><em>Oleh: Rm. Victor Bani, SVD</em></p>
<p> </p>
<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-1737" title="Kopie von Bali302" src="http://parokiarnoldus.org/wp-content/uploads/2010/05/Kopie-von-Bali302-150x150.jpg" alt="Kopie von Bali302" width="150" height="150" />Salah satu doa yang paling sering saya ucapkankan dalam hidup, bahkan hingga saat ini adalah doa Bapa Kami. Bagi saya pribadi, doa ini adalah doa yang terindah. Indahnya doa ini bukan semata-mata karena dia diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri kepada murid-muridNya, melainkan karena doa ini merupakan doa yang sungguh-sungguh keluar dari hati. <span id="more-1892"></span></p>
<p> </p>
<p>Dalam kehidupan sehari-hari, banyak orang sering salah mengartikan doa Bapa Kami. Sebagian orang mengira Doa Bapa Kami adalah doa yang harus didoakan kata per kata dan sebagian yang lain malah memperlakukan doa ini seperti sebuah mantra, karena mengira kata-kata doa ini memiliki kuasa tertentu atau dapat mempengaruhi Tuhan. Padahal, Kitab Suci kita mengajarkan hal yang sebaliknya. Tuhan lebih tertarik kepada isi hati kita saat  berdoa dan bukan kepada kata-kata kita. Matius 6:6 mengajar kita: “Tetapi jika engkau berdoa, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu dan berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.” Lebih lanjut Matius 6:7 lagi mengatakan: “Lagipula dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doanya akan dikabulkan.” Dalam doa, kita mencurahkan hati kita kepada Tuhan (Filipi 4:6-7), bukan hanya sekedar mengulangi kata-kata hapalan kepada Tuhan.</p>
<p><img class="alignleft size-medium wp-image-1894" title="Prayer2" src="http://parokiarnoldus.org/wp-content/uploads/2010/07/Prayer2-298x300.jpg" alt="Prayer2" width="298" height="300" />Doa Bapa Kami mengajarkan kita, bagaimana caranya berdoa yang baik dan benar. Doa ini memberi kita „bahan-bahan“ yang perlu ada dalam setiap doa pribadi kita kepada Tuhan. <em>“Bapa kami yang di surga”</em> mengajar kita kepada siapa kita berdoa, yaitu kepada <strong>Bapa</strong>. <em>“Dikuduskanlah namaMu”</em> memberitahu kita untuk hanya menyembah dan memuji Tuhan. Frasa <em>“Datanglah kerajaanMu, jadilah kehendakMu di bumi seperti di surga”</em> mengingatkan kita bahwa rencana dan kehendak Tuhanlah yang harus terjadi dalam hidup kita dan dalam dunia, bukan rencana kita sendiri. Dalam <em>“berilah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya”</em> kita diminta untuk meminta hal-hal yang kita butuhkan kepada Tuhan. <em>“Ampunilah kami akan segala kesalahan kami, sama seperti kami mengampuni orang yang bersalah kepada kami” </em>mengingatkan kita untuk mengakui dosa kita kepada Tuhan dan berbalik dari dosa, dan juga mengampuni orang-orang lain sebagaimana Tuhan telah mengampuni kita. Penutup dari Doa Bapa Kami, <em>“dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, melainkan lepaskanlah kami dari yang jahat”</em> adalah seruan minta tolong untuk dapat mengatasi dosa dan mohon perlindungan dari serangan si jahat.</p>
<p>Bila doa Bapa Kami ini didoakan dengan penuh kesungguhan, percayalah, bahwa doa-doa kita pasti akan didengarkan dan dikabulkan oleh Bapa di surga. „Mintalah, maka akan diberikan kepadamu&#8230; „.</p>
<div class="ilsb-parent ilsb-arial"><a href="#" class="ilsb ilsb-share">bagikan kabar gembira ini..</a><br /><div class="ilsb-child"><span><a rel="nofollow" href="http://parokiarnoldus.org/index.php/feed/" class="ilsb ilsb-subscribe" title="Subscribe to RSS" onclick="window.open(this.href, '_blank', 'scrollbars=yes, menubar=no, border=0, height=600, width=800, resizable=yes, toolbar=no, location=no, status=no'); return false;" ></a></span><span><a rel="nofollow" href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/mintalah-maka-kamu-akan-diberi/&amp;title=Mintalah%2C+maka+kamu+akan+diberi" class="ilsb ilsb-digg" title="Add to Digg" onclick="window.open(this.href, '_blank', 'scrollbars=yes, menubar=no, border=0, height=600, width=800, resizable=yes, toolbar=no, location=no, status=no'); return false;" ></a></span><span><a rel="nofollow" href="http://del.icio.us/post?url=http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/mintalah-maka-kamu-akan-diberi/&amp;title=Mintalah%2C+maka+kamu+akan+diberi" class="ilsb ilsb-delicious" title="Add to del.icio.us" onclick="window.open(this.href, '_blank', 'scrollbars=yes, menubar=no, border=0, height=600, width=800, resizable=yes, toolbar=no, location=no, status=no'); return false;" ></a></span><span><a rel="nofollow" href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/mintalah-maka-kamu-akan-diberi/" class="ilsb ilsb-facebook" title="Share on Facebook" onclick="window.open(this.href, '_blank', 'scrollbars=yes, menubar=no, border=0, height=600, width=800, resizable=yes, toolbar=no, location=no, status=no'); return false;" ></a></span><span><a rel="nofollow" href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/mintalah-maka-kamu-akan-diberi/&amp;title=Mintalah%2C+maka+kamu+akan+diberi" class="ilsb ilsb-stumbleupon" title="Add to StumbleUpon" onclick="window.open(this.href, '_blank', 'scrollbars=yes, menubar=no, border=0, height=600, width=800, resizable=yes, toolbar=no, location=no, status=no'); return false;" ></a></span></div></div><h4>Pengunjung menemukan artikel ini dengan kata kunci:</h4><ul><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/mintalah-maka-kamu-akan-diberi/" title="mintalah maka kamu akan diberi">mintalah maka kamu akan diberi</a> (6)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/mintalah-maka-kamu-akan-diberi/" title="mintalah maka engkau akan diberi">mintalah maka engkau akan diberi</a> (3)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/mintalah-maka-kamu-akan-diberi/" title="mintalah pada bapa">mintalah pada bapa</a> (2)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/mintalah-maka-kamu-akan-diberi/" title="Syarat doa kita dikabulkan Allah Bapa">Syarat doa kita dikabulkan Allah Bapa</a> (2)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/mintalah-maka-kamu-akan-diberi/" title="mintalah maka akan diberikan kepadamu">mintalah maka akan diberikan kepadamu</a> (2)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/mintalah-maka-kamu-akan-diberi/" title="mintalah maka akan diberi">mintalah maka akan diberi</a> (2)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/mintalah-maka-kamu-akan-diberi/" title="mintalah kamu akan diberi">mintalah kamu akan diberi</a> (1)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/mintalah-maka-kamu-akan-diberi/" title="mintalah dan kamu akan diberi">mintalah dan kamu akan diberi</a> (1)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/mintalah-maka-kamu-akan-diberi/" title="MINTALAH MAKA KEPADAMU AKAN DIBERI">MINTALAH MAKA KEPADAMU AKAN DIBERI</a> (1)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/mintalah-maka-kamu-akan-diberi/" title="lagu rohani mintalah">lagu rohani mintalah</a> (1)</li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 4.485 ms -->

<p>Related posts:<ol><li><a href='http://parokiarnoldus.org/index.php/2009/10/bangsa-bangsa-akan-berjalan-di-dalam-cahayanya-why-21-24/' rel='bookmark' title='Permanent Link: &#8220;Bangsa-bangsa akan Berjalan di dalam Cahayanya &#8221; (Why 21: 24)'>&#8220;Bangsa-bangsa akan Berjalan di dalam Cahayanya &#8221; (Why 21: 24)</a></li>
<li><a href='http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/04/hanya-yang-berwatak-baik-yang-dapat-diberi-pinjaman/' rel='bookmark' title='Permanent Link: &#8220;Hanya Yang Berwatak Baik yang Dapat Diberi Pinjaman&#8221;'>&#8220;Hanya Yang Berwatak Baik yang Dapat Diberi Pinjaman&#8221;</a></li>
<li><a href='http://parokiarnoldus.org/index.php/2009/08/yang-makan-tubuh-ku-dan-minum-darah-ku-akan-hidup-selama-lamanya/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Yang makan Tubuh-Ku dan minum Darah-Ku akan hidup selama-lamanya'>Yang makan Tubuh-Ku dan minum Darah-Ku akan hidup selama-lamanya</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/mintalah-maka-kamu-akan-diberi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menjadi Malaikat bagi Sesama</title>
		<link>http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/menjadi-malaikat-bagi-sesama/</link>
		<comments>http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/menjadi-malaikat-bagi-sesama/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Jul 2010 15:23:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin_victor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mingguan]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://parokiarnoldus.org/?p=1882</guid>
		<description><![CDATA[Renungan Minggu Biasa XV – Tahun C – 11 Juli 2010
Ul 30,10-14; Kol 1,15-20; Luk 10,25-37
Oleh: Rm. Victor Bani, SVD
 
Seorang pastor diminta untuk membantu misa hari minggu di salah satu paroki. Hari itu jadwal misanya lumayan padat. Jam 8 pagi misa pertama, dilanjutkan pembaptisan 10 orang anak dan sesudahnya misa perkawinan 2 pasang mempelai. Karena [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><em>Renungan Minggu Biasa XV – Tahun C – 11 Juli 2010</em></p>
<p align="center"><em>Ul 30,10-14</em><em>; </em><em>Kol 1,15-20</em><em>; </em><em>Luk 10,25-37</em></p>
<p align="center"><em>Oleh: Rm. Victor Bani, SVD</em></p>
<p align="center"><em> </em></p>
<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-1737" title="Kopie von Bali302" src="http://parokiarnoldus.org/wp-content/uploads/2010/05/Kopie-von-Bali302-150x150.jpg" alt="Kopie von Bali302" width="150" height="150" />Seorang pastor diminta untuk membantu misa hari minggu di salah satu paroki. Hari itu jadwal misanya lumayan padat. Jam 8 pagi misa pertama, dilanjutkan pembaptisan 10 orang anak dan sesudahnya misa perkawinan 2 pasang mempelai. Karena letak tempat tinggalnya dengan paroki itu lumayan jauh, kira-kira 2 jam perjalanan, dia harus berangkat pagi-pagi. Dan pagi itu, entah kenapa,  jalanan begitu sepi.  Meskipun telah 1 jam berjalan, dia tidak berjumpa dengan seorangpun juga.<span id="more-1882"></span></p>
<p> </p>
<p>Entah dari mana datangnya, tiba-tiba dia melihat seorang lelaki tua tergeletak di tengah jalan, berbaring tidak berdaya di sana dengan luka di sekujur tubuh dan darah dimana-mana, sekarat, pasti akan mati karena kedinginan dan kehabisan darah, kalau tidak ditolong segera. Sepertinya orang itu korban perampokan dengan kekerasan dan hampir semalaman dia dibiarkan terbaring di situ.</p>
<p>Pastor itu berpikir cepat, apa yang mesti dia perbuat. Seandainya dia menolong orang tersebut, dia harus membawanya kembali ke kotanya, karena di paroki yang hendak ditujunya itu, belum terdapat rumah sakit. Akan tetapi, kalau dia harus kembali ke kota, dia membutuhkan waktu paling kurang satu jam atau bahkan lebih. Belum lagi urusan di rumah sakit dan di kantor polisi untuk melaporkan perampokan itu, pasti akan memakan banyak waktu. Setelah itu, dia butuh dua jam lagi untuk tiba di paroki itu. Seandainya demikian, dia akan tiba di sana paling cepat setelah makan siang. Artinya: tidak akan ada berkat nikah, tidak akan ada permandian, apalagi misa pertama. Kalau hal itu terjadi, dia tidak bisa membayangkan bagaimana reaksi umat di sana.</p>
<p>Kemungkinan kedua, dia bisa saja berpura-pura tidak melihat orang yang tengah sekarat di tengah jalan itu, tidak peduli, lewat begitu saja, sambil berharap akan ada orang yang datang setelah dia, yang dapat membantu orang tua itu. Bila hal itu terjadi, orang itu pasti akan selamat dan umatpun tidak akan dikecewakan, karena akan tetap ada misa pagi, upacara permandian dan berkat nikah. Semuanya akan baik-baik saja. Tetapi, bagaimana seandainya tidak ada orang lain lagi yang lewat di tempat itu? Dia tidak yakin orang itu akan bertahan lama, dia pasti akan meninggal.</p>
<p>Kalau hal itu terjadi, dia tidak bisa membayangkan bagaimana reaksi umat di sana, seandainya tahu bahwa pastor mereka tidak menolong orang yang sedang sekarat dan tega membiarkan seorang tua mati di tengah jalan. Untuk apa dia berkotbah tentang cinta kasih, kalau pada prakteknya dia membiarkan orang mati dihadapannya tanpa berbuat apa-apa.</p>
<p>Pertanyaan kecil, jika anda dalam posisi pastor itu, apa yang akan anda perbuat? Tindakan apa yang akan anda ambil? Saya yakin sebagian besar dari kita akan katakan: saya akan menolong orang itu dengan membawanya ke rumah sakit. Jawaban yang sangat tepat, tindakan yang sangat terpuji. Tapi satu hal perlu diingat, umat tidak akan pernah mentolerir seorang imam yang tidak datang untuk merayakan misa, apapun alasannya.</p>
<p>Kalau anda tetap saja <em>ngotot</em> membantunya, konsekuensinya anda harus siap dimaki begitu banyak orang yang telah datang pagi-pagi untuk mengikuti misa, tetapi ternyata pastornya tidak datang.</p>
<p>Anda juga harus siap diumpat keluarga para bayi calon permandian yang upacara permandianya terpaksa dibatalkan. 10 orang bayi. Bayangkan saja, berapa banyak anggota keluarga bayi itu yang datang. Apalagi ada yang terpaksa harus membatalkan pesta permandiannya.</p>
<p>Tapi Itu belum semuanya. Masih ada 2 pasang calon pengantin, yang bukan saja akan batal pemberkatan nikahnya, tetapi terlebih resepsinya. Begitu banyak undangan sudah disebarkan, tempat resepsi sudah <em>diboking</em> jauh-jauh hari, rencana bulan madu dan sebagainya, semuanya itu terpaksa harus dibatalkan, karena pastornya tidak datang. Apabila hal itu terjadi, betapa sialnya nasib pastor itu. Itulah konsekuensinya, kalau anda tetap ngotot membantu orang tua yang sekarat itu.</p>
<p>Pertanyaannya masih tetap sama, jika anda dalam posisi pastor itu, apa yang akan anda perbuat?</p>
<p><img class="alignleft size-medium wp-image-1883" title="samariter" src="http://parokiarnoldus.org/wp-content/uploads/2010/07/samariter-300x248.jpg" alt="samariter" width="300" height="248" />Kita kembali ke Kitab Suci. Ada satu persamaan antara cerita di atas dengan perumpamaan Yesus tentang orang Samaria yang baik hati. Kedua cerita itu telah diatur sedemikian rupa, juga oleh Yesus, sehingga pastor, imam dan orang lewi itu tidak mempunyai pilihan lain untuk menolong, selain berjalan melewati orang itu dan membiarkannya tergeletak hampir mati sendirian di jalan.</p>
<p>Saya yakin, pastor, imam dan orang lewi itu bukannya tidak mau membantu, mereka bukannya tidak mau menolong, mereka hanya tidak bisa membayangkan resiko apa yang akan mereka hadapi dari umat, kalau mereka tidak datang pada waktunya untuk merayakan perayaan ekaristi, kalau mereka terlambat atau bahkan tidak datang untuk memberikan persembahan kepada Tuhan.</p>
<p>Bagi orang-orang Israel pada jaman Yesus, satu-satunya cara untuk mendapat jaminan tempat di surga adalah dengan banyak berdoa dan sesering mungkin mempersembahkan kurban kepada Tuhan. Dengan kata lain, mereka sangat mementingkan kekudusan pribadi. Kalau saya berdoa dan mengikut perayaan ekaristi setiap hari, itu sudah lebih dari cukup. <em>Pendapat inilah yang ingin ditentang oleh Yesus.</em></p>
<p>Pertanyaan untuk kita, seandainya kedua cerita itu sudah diatur sedemikian rupa, lalu apa maksud yesus menyampaikan cerita itu kepada para pendengarnya? Yesus tahu kebiasaan dan pola pikir orang pada jamannya. Yesus tahu pendirian orang-orang sebangsanya, yang lebih mementingkan kekudusan pribadi mereka. Karena itu, lewat perumpamaan tentang orang samaria yang baik hati, Yesus mau katakan: apa yang kita lakukan, berdoa sepanjang hari, membawa persembahan kepada Tuhan, berdoa Rosario dan novena tanpa putus-putusnya, mengikuti perayaan ekaristi setiap hari, memberikan derma yang banyak kepada gereja, dsb, semuanya itu baik, luar biasa, tidak ada yang salah, tetapi itu belumlah cukup, dan yang lebih penting, bukan itu yang diinginkan Tuhan.</p>
<p>Kita boleh berdoa untuk kekudusan kita, tetapi pada saat yang bersamaan kita tidak boleh menutup mata dan hati kita terhadap penderitaan orang lain di sekitar kita. Kita tidak boleh melalaikan tugas dan kewajiban kita untuk membantu sesama yang sedang tertimpa kemalangan dan kesusahan hanya karena alasan tidak mempunyai waktu, hanya karena kita tidak ingin terlambat mengikuti doa bersama, misa dan sebagainya. Berdoa itu penting, tetapi menolong dan menyelamatkan nyawa sesama jauh diatas segala-galanya. Inilah yang ingin dikatakan dan ditekankan oleh Yesus kepada kita.</p>
<p>Kita boleh berdoa untuk kekudusan kita, tetapi pada saat yang bersamaan, kita mesti mau juga menerima dengan tangan terbuka semua orang yang datang meminta bantuan kita.  Dengan kata lain, Kita mesti selalu siap untuk menjadi malaikat bagi sesama kita, malaikat, dia selalu berada di dekat kita dan siap membantu, kalau kita membutuhkan pertolongannya. Itulah yang mesti kita buat. Menolong sesama kita, apapun resikonya. Kalau kita mengakui diri sebagai pengikut kristus, kita harus berani berbuat lebih. Berani mengambil keputusan, meski resikonya besar buat kita.</p>
<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-1884" title="RTEmagicC_samariter01_jpg" src="http://parokiarnoldus.org/wp-content/uploads/2010/07/RTEmagicC_samariter01_jpg-150x150.jpg" alt="RTEmagicC_samariter01_jpg" width="150" height="150" />Satu pertanyaan tersisa: lalu siapa itu sesama kita? Mereka bukanlah orang yang hidup jauh dari kita. Sebaliknya mereka adalah orang yang hidup dan tinggal bersama dengan kita. Orang tua kita, anak-anak kita, saudara-dan saudari kita, tetangga, teman-teman, sahabat dan kenalan kita, keluarga kita, singkatnya semua mereka yang kita jumpai dalam kehidupan kita sehari-hari. Mereka itulah sesama kita. Dan untuk mereka inilah seharusnya kita menjadi malaikat. Menjadi malaikat bagi mereka, yang selalu siap menolong dan berkorban untuk mereka. Bukan itu saja, kita juga mesti membuka diri, bersedia ditolong oleh orang lain, memberikan kesempatan agar sesama menjadi malaikat bagi kita. Membuka diri menerima uluran tangan mereka. Hidup kita sebagai pengikut Kristus akan menjadi lebih indah, akan menjadi lebih bermakna dan bernilai, bila kita bukan saja dapat membawa diri masuk dalam kerajaan Allah, tetapi terlebih, bila kita mampu menarik semua orang untuk bersama-sama masuk dalam kerajaan surga. Itulah maksud cerita Yesus hari ini.</p>
<p>Sekali lagi, jika anda dalam posisi pastor itu, apa yang akan anda buat? Anda sudah tahu jawabannya. Amin.</p>
<div class="ilsb-parent ilsb-arial"><a href="#" class="ilsb ilsb-share">bagikan kabar gembira ini..</a><br /><div class="ilsb-child"><span><a rel="nofollow" href="http://parokiarnoldus.org/index.php/feed/" class="ilsb ilsb-subscribe" title="Subscribe to RSS" onclick="window.open(this.href, '_blank', 'scrollbars=yes, menubar=no, border=0, height=600, width=800, resizable=yes, toolbar=no, location=no, status=no'); return false;" ></a></span><span><a rel="nofollow" href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/menjadi-malaikat-bagi-sesama/&amp;title=Menjadi+Malaikat+bagi+Sesama" class="ilsb ilsb-digg" title="Add to Digg" onclick="window.open(this.href, '_blank', 'scrollbars=yes, menubar=no, border=0, height=600, width=800, resizable=yes, toolbar=no, location=no, status=no'); return false;" ></a></span><span><a rel="nofollow" href="http://del.icio.us/post?url=http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/menjadi-malaikat-bagi-sesama/&amp;title=Menjadi+Malaikat+bagi+Sesama" class="ilsb ilsb-delicious" title="Add to del.icio.us" onclick="window.open(this.href, '_blank', 'scrollbars=yes, menubar=no, border=0, height=600, width=800, resizable=yes, toolbar=no, location=no, status=no'); return false;" ></a></span><span><a rel="nofollow" href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/menjadi-malaikat-bagi-sesama/" class="ilsb ilsb-facebook" title="Share on Facebook" onclick="window.open(this.href, '_blank', 'scrollbars=yes, menubar=no, border=0, height=600, width=800, resizable=yes, toolbar=no, location=no, status=no'); return false;" ></a></span><span><a rel="nofollow" href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/menjadi-malaikat-bagi-sesama/&amp;title=Menjadi+Malaikat+bagi+Sesama" class="ilsb ilsb-stumbleupon" title="Add to StumbleUpon" onclick="window.open(this.href, '_blank', 'scrollbars=yes, menubar=no, border=0, height=600, width=800, resizable=yes, toolbar=no, location=no, status=no'); return false;" ></a></span></div></div><h4>Pengunjung menemukan artikel ini dengan kata kunci:</h4><ul><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/menjadi-malaikat-bagi-sesama/" title="khotbah sahabat bagi sesama">khotbah sahabat bagi sesama</a> (9)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/menjadi-malaikat-bagi-sesama/" title="menolong sesama teman">menolong sesama teman</a> (4)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/menjadi-malaikat-bagi-sesama/" title="kliping menolong sesama teman">kliping menolong sesama teman</a> (4)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/menjadi-malaikat-bagi-sesama/" title="kotbah minggu bisa XV">kotbah minggu bisa XV</a> (3)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/menjadi-malaikat-bagi-sesama/" title="renungan menolong sesama">renungan menolong sesama</a> (3)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/menjadi-malaikat-bagi-sesama/" title="kliping tentang menolong sesama teman">kliping tentang menolong sesama teman</a> (3)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/menjadi-malaikat-bagi-sesama/" title="menjadi sesama bagi orang lain">menjadi sesama bagi orang lain</a> (2)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/menjadi-malaikat-bagi-sesama/" title="artikel menolong sesama teman">artikel menolong sesama teman</a> (2)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/menjadi-malaikat-bagi-sesama/" title="kotbah minggu biasa ke XV">kotbah minggu biasa ke XV</a> (1)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/menjadi-malaikat-bagi-sesama/" title="tafsiran perumpamaan orang samaria yang baik hati">tafsiran perumpamaan orang samaria yang baik hati</a> (1)</li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 5.012 ms -->

<p>Related posts:<ol><li><a href='http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/01/mukjizat-kana-cara-peduli-sesama-ala-maria-dan-yesus/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mukjizat Kana: Cara Peduli Sesama ala Maria dan Yesus'>Mukjizat Kana: Cara Peduli Sesama ala Maria dan Yesus</a></li>
<li><a href='http://parokiarnoldus.org/index.php/2009/12/luruskanlah-jalan-bagi-tuhan/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Luruskanlah jalan bagi Tuhan!!'>Luruskanlah jalan bagi Tuhan!!</a></li>
<li><a href='http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/%e2%80%9emenjadi-orang-kaya-yang-pandai%e2%80%9c/' rel='bookmark' title='Permanent Link: „Menjadi Orang Kaya yang Pandai“'>„Menjadi Orang Kaya yang Pandai“</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/menjadi-malaikat-bagi-sesama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Surat Gembala Purna Tugas Sebagai Uskup</title>
		<link>http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/surat-gembala-purna-tugas-sebagai-uskup/</link>
		<comments>http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/surat-gembala-purna-tugas-sebagai-uskup/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Jul 2010 11:33:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin_victor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mingguan]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Surat gembala]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://parokiarnoldus.org/?p=1869</guid>
		<description><![CDATA[Hari Minggu Biasa XIV &#8211; Tahun C &#8211; 4 Juli 2010
Yes 66,10-14c; Gal 6,14-18; Luk 10;1-12. 17-20
Catatan: Pada hari Senin, tanggal 28 Juni 2010, pukul 12.00 waktu Roma atau pukul 17.00 WIB, Paus Benediktus XVI secara resmi mengumumkan menerima pengunduran diri Julius Kardinal Darmaatmadja, SJ sebagai Uskup Keuskupan Agung Jakarta dan pada saat yang bersamaan, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><em>Hari Minggu Biasa XIV &#8211; Tahun C &#8211; 4 Juli 2010</em></p>
<p style="text-align: center;"><em>Yes 66,10-14c; Gal 6,14-18; Luk 10;1-12. 17-20</em></p>
<p style="text-align: left;"><em>Catatan: Pada hari Senin, tanggal 28 Juni 2010, pukul 12.00 waktu Roma atau pukul 17.00 WIB, Paus Benediktus XVI secara resmi mengumumkan menerima pengunduran diri Julius Kardinal Darmaatmadja, SJ sebagai Uskup Keuskupan Agung Jakarta dan pada saat yang bersamaan, Bapak Uskup Agung Koajutor, Uskup Agung Ignatius Suharyo, secara resmi menjadi uskup Keuskupan Agung Jakarta. Dalam kaitannya dengan itu, Bapak Uskup Julius Kardinal Darmaatmadja menulis surat gembala purna tugas sebagai uskup yang dibacakan sebagai pengganti kotbah pada setiap misa , Sabtu dan Minggu, tanggal 3 dan 4 juli 2010.<span id="more-1869"></span></em></p>
<p style="text-align: center;"><strong><img class="aligncenter size-full wp-image-1870" title="kardinal" src="http://parokiarnoldus.org/wp-content/uploads/2010/07/kardinal.bmp" alt="kardinal" /></strong></p>
<p style="text-align: center;"> </p>
<p style="text-align: center;"><strong>Surat Gembala Purna Tugas Sebagai Uskup</strong></p>
<p>1. Para Bapak Uskup, para imam, bruder, suster dan saudara-saudari umat seluruh Keuskupan Agung Jakarta yang terkasih.   Pada hari Selasa tanggal 29 Juni 2010 yang lalu, telah dirayakan Perayaan Ekaristi, dengan ujud pokok merayakan pesta Rasul St. Petrus dan Paulus sambil bersyukur, genap saya 27 tahun mengemban tugas sebagai Uskup. Tetapi karena permohonan pengunduran diri saya sebagai Uskup Agung Jakarta telah dikabulkan oleh Paus Benedictus XVI dan telah diumumkan secara resmi pada hari Senin tanggal 28 Juni 2010 Pk. 12.00 waktu Roma atau Pk. 17.00 WIB, maka dalam Perayaan Syukur tadi Bp. Uskup Agung Koajutor diresmikan menjadi Uskup Agung Jakarta yang baru. Memang demikianlah proses resminya, yaitu segera setelah permohonan pengunduran diri saya sebagai Uskup Agung Jakarta dikabulkan oleh Bapa Suci dan resmi diumumkan, saat itu juga Uskup Agung Koajutor resmi menggantikan saya, menjadi Uskup Agung Keuskupan Agung Jakarta.</p>
<p>2. Dalam kesempatan ini saya menyampaikan ucapan banyak terimakasih kepada Anda atas doa-doa, kebersamaan dan kerjasama yang telah saya alami. Tak mungkin saya menyebutkan satu persatu, pokoknya kepada semua saja yang dalam berbagai cara telah terlibat dalam mengembangkan keuskupan kita ini, termasuk kepada mereka yang terlibat dengan cara yang tak kelihatan seperti lewat doa, penderitaan dan kesusahan yang dipersembahkan bagi kepentingan Gereja kita maupun Gereja Universal. Secara tulus saya juga mohon maaf atas segala kesalahan atau kelalaian yang saya buat, kesalahpahaman, sikap atau keputusan yang membawa derita dll. Mengandaikan bahwa Anda para imam, biarawan-biarawati dan umat pasti berkenan untuk memaafkan kesalahan dan kelalaian saya tadi, maka saya dapat mundur dari jabatan Uskup Agung Jakarta ini dalam damai.</p>
<p>3. Sudah lama saya merasa perlu mempersiapkan regenerasi yang baik. Sudah sejak saya merayakan ulang tahun ke 70 tahun itu, saya merasa daya tahan mulai menurun. Mata mulai makin redup, telinga pun ikutan makin kurang mendengar, sehingga hanya cocok untuk pengakuan dosa bagi mereka yang suka mengaku kepada imam yang kurang baik penglihatan dan pendengarannya. Saya berpendapat bahwa pelayanan kepada keuskupan tidak boleh menurun karena Uskupnya menurun kekuatannya. Maka perlu ada pengganti yang lebih muda. Apa lagi menurut hukum Gereja, ketika Uskup mencapai usia 75 tahun, dia diminta untuk mengajukan permohonan pengunduran dirinya sebagai Uskup. Itu semua menjadi tanda kuat bahwa saya perlu mengundurkan diri. Kehendak Tuhan akan menjadi jelas saat Bapa Suci Benedictus XVI mengabulkan permohonan pengunduran diri saya. Kita pantas berterima kasih kepada Tuhan dan kepada Tahta Suci di Vatikan, bahwa masalah kita ditanggapi dengan tepat dan cukup cepat. Kita telah meresmikan hadirnya Bapak Uskup Agung Koajutor Ignatius Suharyo pada tanggal 28 Oktober 2009. Pada tanggal 28 Juni 2010 Pk. 17.00 WIB permohonan pengunduran diri saya dikabulkan dan kita dapat secara liturgis dan simbolis merayakan alih tugas sebagai Uskup Agung Jakarta tanggal 29 Juni 2010 dalam Perayaan Ekaristi Pk. 18.00 di Katedral. Saya mengajak Anda sekalian untuk bersyukur karena Keuskupan Agung Jakarta telah memiliki Uskup Agung baru yang cukup muda. Dalam khotbah saya tanggal 29 Juni yang lalu saya mengajak agar kita semua memaknai peristiwa-peristiwa sejarah gereja kita dalam terang iman, yaitu dalam kuasa bimbingan Tuhan Yesus dan Roh-Nya. Demikian pula saat Anda mengalami peristiwa sejarah Gereja Keuskupan Agung Jakarta yaitu momentum peralihan kepemimpinan Keuskupan Agung Jakarta saat ini.</p>
<p>4. Dengan surat ini, saya mohon pamit kepada Anda, karena saya sudah purna tugas sebagai Uskup Agung Jakarta. Telah 14 tahun saya melayani Anda dan bekerja sama dengan Anda agar Keuskupan Agung Jakarta tetap menjadi ragi dan terang, bagi kesejahteraan hidup masyarakat baik dalam hal rohani maupun jasmani. Untuk itu kita semua telah mencoba mengembangkan kasih persaudaraan yang sejati dan terbuka serta mencoba membangun cara hidup dan perilaku yang benar, jujur adil dan peduli terhadap siapa pun yang menderita di tengah kita sambil sedapat mungkin menularkan semangat yang sama diantara tetangga dan teman kerja kita. Kita menghayatinya seperti 70 murid Yesus yang diutus berdua-dua seperti dikisahkan dalam Injil tadi (bdk. Lk 10:1) lewat gerakan memberdayakan Umat Basis. Memang tidak mudah, karena terkadang kita sendiri yang terpengaruh oleh cara hidup yang sudah menjadi kebiasaan di tengah masyarakat, antara lain “<em>tidak perlu jujur, yang penting makmur”, “tidak perlu tulus, asal banyak fulus”</em>. Rasanya kita diutus hidup di dunia ini dengan melawan arus cara hidup lain yang umum terjadi. Dalam Injil tadi Yesus mengatakan: <em>“Sesungguhnya Aku mengutus kamu seperti anak domba ke tengah-tengah serigala.”</em> (Lk 10:3). Meski sulit kita usahakan agar kita setia kepada Yesus dan tetap menjadi garam yang asin. Dengan cara itu kita berusaha terus mendatangkan ”Kerajaan Allah” (bdk. Lk 10:9) baik bagi diri sendiri, keluarga, komunitas dan Gereja kita maupun bagi masyarakat. Kita  berusaha mengandalkan kekuatan rahmat Tuhan Yesus dan Roh-Nya yang memiliki tuaian dan mengutus pekerja-pekerja ke dalam tuaian itu (bdk. Lk 10:2). Meskipun saya sudah tidak menjadi Uskup Agung Jakarta, namun saya merasa masih tetap bersatu dan bersama dengan Anda dalam Gereja yang sama dan dalam perutusan yang sama. Kita tetap saling mendoakan. Amin.</p>
<p>                                      Teriring salam dan berkat,</p>
<p>                                                       (ttd)</p>
<p>                                      Julius Kardinal Darmaatmadja, SJ</p>
<div class="ilsb-parent ilsb-arial"><a href="#" class="ilsb ilsb-share">bagikan kabar gembira ini..</a><br /><div class="ilsb-child"><span><a rel="nofollow" href="http://parokiarnoldus.org/index.php/feed/" class="ilsb ilsb-subscribe" title="Subscribe to RSS" onclick="window.open(this.href, '_blank', 'scrollbars=yes, menubar=no, border=0, height=600, width=800, resizable=yes, toolbar=no, location=no, status=no'); return false;" ></a></span><span><a rel="nofollow" href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/surat-gembala-purna-tugas-sebagai-uskup/&amp;title=Surat+Gembala+Purna+Tugas+Sebagai+Uskup" class="ilsb ilsb-digg" title="Add to Digg" onclick="window.open(this.href, '_blank', 'scrollbars=yes, menubar=no, border=0, height=600, width=800, resizable=yes, toolbar=no, location=no, status=no'); return false;" ></a></span><span><a rel="nofollow" href="http://del.icio.us/post?url=http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/surat-gembala-purna-tugas-sebagai-uskup/&amp;title=Surat+Gembala+Purna+Tugas+Sebagai+Uskup" class="ilsb ilsb-delicious" title="Add to del.icio.us" onclick="window.open(this.href, '_blank', 'scrollbars=yes, menubar=no, border=0, height=600, width=800, resizable=yes, toolbar=no, location=no, status=no'); return false;" ></a></span><span><a rel="nofollow" href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/surat-gembala-purna-tugas-sebagai-uskup/" class="ilsb ilsb-facebook" title="Share on Facebook" onclick="window.open(this.href, '_blank', 'scrollbars=yes, menubar=no, border=0, height=600, width=800, resizable=yes, toolbar=no, location=no, status=no'); return false;" ></a></span><span><a rel="nofollow" href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/surat-gembala-purna-tugas-sebagai-uskup/&amp;title=Surat+Gembala+Purna+Tugas+Sebagai+Uskup" class="ilsb ilsb-stumbleupon" title="Add to StumbleUpon" onclick="window.open(this.href, '_blank', 'scrollbars=yes, menubar=no, border=0, height=600, width=800, resizable=yes, toolbar=no, location=no, status=no'); return false;" ></a></span></div></div><h4>Pengunjung menemukan artikel ini dengan kata kunci:</h4><ul><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/surat-gembala-purna-tugas-sebagai-uskup/" title="contoh ucapan purna tugas">contoh ucapan purna tugas</a> (6)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/surat-gembala-purna-tugas-sebagai-uskup/" title="surat gembala uskup agung jakarta">surat gembala uskup agung jakarta</a> (4)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/surat-gembala-purna-tugas-sebagai-uskup/" title="surat gembala kardinal">surat gembala kardinal</a> (3)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/surat-gembala-purna-tugas-sebagai-uskup/" title="uskup juli 2010">uskup juli 2010</a> (2)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/surat-gembala-purna-tugas-sebagai-uskup/" title="Imam sebagai gembala">Imam sebagai gembala</a> (2)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/surat-gembala-purna-tugas-sebagai-uskup/" title="purna tugas">purna tugas</a> (2)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/surat-gembala-purna-tugas-sebagai-uskup/" title="tugas uskup">tugas uskup</a> (2)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/surat-gembala-purna-tugas-sebagai-uskup/" title="surat gembala uskup kaj">surat gembala uskup kaj</a> (2)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/surat-gembala-purna-tugas-sebagai-uskup/" title="ucapan syukur purna tugas">ucapan syukur purna tugas</a> (1)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/surat-gembala-purna-tugas-sebagai-uskup/" title="tugas gembala">tugas gembala</a> (1)</li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 4.158 ms -->

<p>Related posts:<ol><li><a href='http://parokiarnoldus.org/index.php/2009/10/surat-gembala-mgr-i-suharyo/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Surat Gembala Mgr I. Suharyo'>Surat Gembala Mgr I. Suharyo</a></li>
<li><a href='http://parokiarnoldus.org/index.php/2009/12/surat-bapak-uskup-untuk-keluarga/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Surat Bapak Uskup Untuk Keluarga'>Surat Bapak Uskup Untuk Keluarga</a></li>
<li><a href='http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/02/surat-gembala-prapaska-2010/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Surat Gembala Prapaska 2010'>Surat Gembala Prapaska 2010</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/07/surat-gembala-purna-tugas-sebagai-uskup/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ikut Yesus Sampai Mati</title>
		<link>http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/06/ikut-yesus-sampai-mati/</link>
		<comments>http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/06/ikut-yesus-sampai-mati/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Jun 2010 08:09:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin_victor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mingguan]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://parokiarnoldus.org/?p=1864</guid>
		<description><![CDATA[Renungan Minggu Biasa XII
Za 12,10-11; 13,1; Gal 3,26-29; Luk 9,18-24
Oleh: Rm. Victor Bani, SVD
 
Suatu ketika saya didatangi oleh seorang ibu yang mengeluh bahwa semenjak dirinya lebih dekat dengan Tuhan, meskipun hati dan pikirannya terasa jauh lebih tenang dan hidupnya menjadi lebih damai, tetapi tetap saja ada begitu banyak tantangan dan kesulitan yang dia hadapi. Orang-orang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><em>Renungan Minggu Biasa XII</em></p>
<p align="center"><em>Za 12,10-11; 13,1; Gal 3,26-29; Luk 9,18-24</em></p>
<p align="center"><em>Oleh: Rm. Victor Bani, SVD</em></p>
<p> </p>
<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-1737" title="Kopie von Bali302" src="http://parokiarnoldus.org/wp-content/uploads/2010/05/Kopie-von-Bali302-150x150.jpg" alt="Kopie von Bali302" width="150" height="150" />Suatu ketika saya didatangi oleh seorang ibu yang mengeluh bahwa semenjak dirinya lebih dekat dengan Tuhan, meskipun hati dan pikirannya terasa jauh lebih tenang dan hidupnya menjadi lebih damai, tetapi tetap saja ada begitu banyak tantangan dan kesulitan yang dia hadapi. Orang-orang di sekitarnya tetap mencemoohkan dia dan mereka selalu memperhatikan dengan penuh selidik dan curiga, apa yang dia katakan dan kerjakan dalam hidupny. Dia merasa, seolah-oleh mereka tidak sudi melihat hidupnya bahagia.<span id="more-1864"></span></p>
<p>Beberapa tahun sebelumnya, dia jatuh ke dalam “perbuatan dosa” yang bukan saja menghancurkan hidupnya, tetapi juga merusakkan masa depan anak-anak dan keluarganya. Hidupnya yang sebelumnya indah menjadi hancur berantakan, keluarganya yang selalu hidup rukun dan damai menjadi tercerai berai karena egoisme dan kenikmatan sesaat. Semua itu berlangsung beberapa saat lamanya sampai dia bertemu dengan seorang temannya yang mengingatkan dia akan kesalahan dan dosa yang dibuatnya dan mengajaknya untuk kembali hidup di jalan yang benar. Tidak mudah bagi dia untuk meninggalkan kehidupannya yang lama, yang menawarkan berbagai impian yang indah. Namun karena tekadnya yang kuat dan dengan bantuan temannya tersebut, akhirnya dia berhasil keluar dari “hidup lamanya” untuk memulai sesuatu yang baru.</p>
<p>Dia merasa begitu bahagia. Tetapi dengan itu persoalannya tidak lantas selesai dengan sendirinya. Malah muncul problem baru. Anak-anak dan keluarganya belum bersedia menerima dia kembali. Teman-teman yang telah menjerumuskan dia ke dalam dosa tidak sudi melihatnya berubah. Dengan berbagai cara mereka meneror dan menyebarkan berita yang menyudutkan dia. Orang-orang di sekitarnya yang dia harapkan dapat membantu dan mendukungnya malah curiga dengan perubahan yang dia alami. Semuanya ini membuat dia putus asa dan kehilangan harapan. Pada saat-saat seperti ini cuma satu yang menguatkan dia, yaitu dukungan luar biasa dari temannya yang telah mengingatkan dan mengajak dia untuk meninggalkan masa lalunya dan terutama sabda Tuhan yang selalu dia baca dalam hidupnya sehari-hari dan dia dengar dalam setiap perayaan ekaristi. Inilah yang meyakinkan dia, bahwa dia tidak salah pilih.</p>
<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-1865" title="bienav" src="http://parokiarnoldus.org/wp-content/uploads/2010/06/bienav-150x150.jpg" alt="bienav" width="150" height="150" />Dalam bacaan injil hari ini Yesus bertanya kepada murid-murid-Nya, siapakah Dia, menurut pendapat banyak orang. Karena perkataan-perkataan dan perbuatan-perbuatan-Nya, apa yang telah dilakukan-Nya kepada orang banyak, ada yang menyebut Dia sebagai Elia, ada yang mengira-Nya Yeremia atau salah seorang Nabi dari jaman dahulu, bahkan ada yang menganggap-Nya sebagai Yohanes Pembaptis yang telah bangkit kembali.</p>
<p>Namun bagi para ‘musuh’ Yesus, bagi orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat, Dia adalah seorang pengacau dan penghasut. Dia adalah modernist berbahaya dan pengkotbah yang harus dijauhkan dari masyarakat. Pengaruh-Nya di tengah orang-orang Yahudi sungguh mengkuatirkan dan sepak terjang-Nya membahayakan keselamatan bangsa dan agama Yahudi. Itulah Yesus bagi mereka.</p>
<p>Terlepas dari semua pendapat di atas, baik yang memihak maupun yang menolak, bagi Petrus, Yesus adalah Mesias, Dia adalah Kristus, Putera Allah yang hidup. Dia adalah Yang dinanti-nantikan kedatangannya oleh seluruh bangsa Israel. Dia adalah Penyelamat dan Orang yang diharapkan dapat membebaskan mereka dari penjajahan bangsa Romawi.</p>
<p>Menerima Yesus dalan hidup dan mengakui-Nya sebagai juru selamat, apalagi menjalankan segala perintah-Nya akan mendatangkan keselamatan bagi kita. Akan tetapi dengan menerima, mengakui dan percaya kepada Dia bukan berarti bahwa segalanya akan otomatis menjadi indah. Malah sebaliknya, akan ada begitu banyak orang yang membenci dan menghujat kita, seperti yang dialami oleh si ibu dalam kisah diatas. Karena nama Yesus, kita akan dihina dan diperlakukan dengan tidak adil. Semuanya itu harus kita alami, karena Yesuspun telah sebelumnya diperlakukan seperti itu. Namun kita tidak perlu kuatir. Barangsiapa kuat dan tahan uji serta setia dalam penderitaan tersebut, akan dimuliakan bersama-sama dengan Yesus yang juga telah berhasil mengalahkan semuanya itu dengan kesetiaan-Nya yang luar biasa. „Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku. Karena barang siapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barang siapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan menyelamatkannya.“</p>
<div class="ilsb-parent ilsb-arial"><a href="#" class="ilsb ilsb-share">bagikan kabar gembira ini..</a><br /><div class="ilsb-child"><span><a rel="nofollow" href="http://parokiarnoldus.org/index.php/feed/" class="ilsb ilsb-subscribe" title="Subscribe to RSS" onclick="window.open(this.href, '_blank', 'scrollbars=yes, menubar=no, border=0, height=600, width=800, resizable=yes, toolbar=no, location=no, status=no'); return false;" ></a></span><span><a rel="nofollow" href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/06/ikut-yesus-sampai-mati/&amp;title=Ikut+Yesus+Sampai+Mati" class="ilsb ilsb-digg" title="Add to Digg" onclick="window.open(this.href, '_blank', 'scrollbars=yes, menubar=no, border=0, height=600, width=800, resizable=yes, toolbar=no, location=no, status=no'); return false;" ></a></span><span><a rel="nofollow" href="http://del.icio.us/post?url=http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/06/ikut-yesus-sampai-mati/&amp;title=Ikut+Yesus+Sampai+Mati" class="ilsb ilsb-delicious" title="Add to del.icio.us" onclick="window.open(this.href, '_blank', 'scrollbars=yes, menubar=no, border=0, height=600, width=800, resizable=yes, toolbar=no, location=no, status=no'); return false;" ></a></span><span><a rel="nofollow" href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/06/ikut-yesus-sampai-mati/" class="ilsb ilsb-facebook" title="Share on Facebook" onclick="window.open(this.href, '_blank', 'scrollbars=yes, menubar=no, border=0, height=600, width=800, resizable=yes, toolbar=no, location=no, status=no'); return false;" ></a></span><span><a rel="nofollow" href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/06/ikut-yesus-sampai-mati/&amp;title=Ikut+Yesus+Sampai+Mati" class="ilsb ilsb-stumbleupon" title="Add to StumbleUpon" onclick="window.open(this.href, '_blank', 'scrollbars=yes, menubar=no, border=0, height=600, width=800, resizable=yes, toolbar=no, location=no, status=no'); return false;" ></a></span></div></div><h4>Pengunjung menemukan artikel ini dengan kata kunci:</h4><ul><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/06/ikut-yesus-sampai-mati/" title="renungan ikut Yesus">renungan ikut Yesus</a> (3)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/06/ikut-yesus-sampai-mati/" title="renungan tentang mengikuti yesus">renungan tentang mengikuti yesus</a> (2)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/06/ikut-yesus-sampai-mati/" title="mengikuti yesus">mengikuti yesus</a> (1)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/06/ikut-yesus-sampai-mati/" title="pondok renungan dari injil katolik">pondok renungan dari injil katolik</a> (1)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/06/ikut-yesus-sampai-mati/" title="renungan katolik Injil Lukas 9:18-24">renungan katolik Injil Lukas 9:18-24</a> (1)</li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 2.344 ms -->

<p>Related posts:<ol><li><a href='http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/04/mencintai-yesus-sampai-mati/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mencintai Yesus sampai mati'>Mencintai Yesus sampai mati</a></li>
<li><a href='http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/01/yesus-kristus-pemenuhan-nubuat-para-nabi/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Yesus Kristus: Pemenuhan Nubuat Para Nabi'>Yesus Kristus: Pemenuhan Nubuat Para Nabi</a></li>
<li><a href='http://parokiarnoldus.org/index.php/2009/09/yesus-mesias-allah-yang-menderita/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Yesus: Mesias (Allah) yang menderita'>Yesus: Mesias (Allah) yang menderita</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/06/ikut-yesus-sampai-mati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengampunan Yang Menyelamatkan</title>
		<link>http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/06/pengampunan-yang-menyelamatkan/</link>
		<comments>http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/06/pengampunan-yang-menyelamatkan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Jun 2010 08:42:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin_victor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mingguan]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://parokiarnoldus.org/?p=1834</guid>
		<description><![CDATA[Renungan Hari Minggu Biasa XI – Tahun C
13 Juni 2010
2 Sam 12,7-10.13 / Gal 2,16.19-21 / Luk 7,36-8,3
Oleh: Rm. Victor Bani, SVD
Ketika masih di SD dulu, salah satu kebiasaan saya kalau ada waktu luang adalah membaca Kitab Suci. Salah satu bagian Kitab Suci yang paling saya sukai adalah Kitab Suci Perjanjian Baru, khususnya ceritera-ceritera tentang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><em>Renungan Hari Minggu Biasa XI – Tahun C</em></p>
<p align="center"><em>13 Juni 2010</em></p>
<p align="center"><em>2 Sam 12,7-10.13 / Gal 2,16.19-21 / Luk 7,36-8,3</em></p>
<p align="center"><em>Oleh: Rm. Victor Bani, SVD</em></p>
<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-1737" title="Kopie von Bali302" src="http://parokiarnoldus.org/wp-content/uploads/2010/05/Kopie-von-Bali302-150x150.jpg" alt="Kopie von Bali302" width="150" height="150" />Ketika masih di SD dulu, salah satu kebiasaan saya kalau ada waktu luang adalah membaca Kitab Suci. Salah satu bagian Kitab Suci yang paling saya sukai adalah Kitab Suci Perjanjian Baru, khususnya ceritera-ceritera tentang yesus. Ada banyak kisah yang menarik tentang yesus. Bagaimana Dia dilahirkan, bagaimana Dia hilang di Yerusalem ketika kecil, dan waktu dewasa, saat Dia mewartakan kerajaan allah. Ada dua kesimpulan yang saya dapat waktu itu setelah membaca ke-4 Injil:<span id="more-1834"></span></p>
<p><strong>Yang pertama:</strong>  Yesus adalah seorang pribadi yang suka bepergian. Benar, Yesus ‘suka jalan-jalan’. Tidak pernah ditulis dalam Kitab Suci bahwa Yesus tinggal begitu lama di suatu tempat. Dan itu Yesus lakukan tiap hari, selama tiga tahun. Bayangkan, berapa banyak kilometer yang sudah Yesus jalani selama hidup-Nya. Akan tetapi, meskipun Yesus suka bepergian, jalan-jalan-Nya itu ada gunanya. Untuk apa Dia berjalan setiap hari dari satu tempat ke tempat lain, dari satu desa ke desa yang lainnya? Jawabannya sederhana. Dia melakukan itu semua untuk mewartakan Kerajaan Allah, Dia mewartakan kabar gembira, bahwa penyelamatan sudah datang.</p>
<p>Ketika datang ke suatu tempat, Yesus bukan saja membawa kabar sukacita, Yesus tidak saja mengajar orang banyak tentang <span style="text-decoration: underline;">bagaimana</span> seharusnya mereka hidup dihadapan Tuhan dan sesama, tetapi Dia juga menyembukan begitu banyak orang yang datang kepada-Nya. Dia menyembukan orang yang sakit kusta, wanita yang mengalami pendarahan Dia tahirkan, orang yang kerasukan roh jahat Dia selamatkan, dan sebagainya. Luar biasa apa yang dibuat Yesus selama tiga tahun di Israel.</p>
<p><strong>Kesimpulan kedua</strong>, yang masih punya kaitannya dengan Yesus yang suka bepergian: Ketika Yesus berjalan dari satu kota-ke kota lainnya, Dia tidak pernah berjalan sendirian. Selain kedua belas murid-Nya, Yesus juga ditemani oleh para perempuan. Kitab Suci tidak menyebutkan secara jelas apakah para perempuan itu selalu ikut kemanapun Yesus pergi, tetapi yang pasti, dimanapun Yesus berada, di situ mereka ada.</p>
<p><em>Pertanyaannya: mengapa para perempuan itu selalu ingin berada bersama Yesus? </em> <em>Pertanyaan selanjutnya: Kalau mereka selalu berada bersama Yesus, lalu siapa yang akan mengurus keluarga mereka? </em>Para perempuan ini selalu ada bersama dengan Yesus karena mereka ingin melayani Yesus. Mereka ingin agar Yesus dan murid-murid-Nya mendapatkan makanan dan minuman yang cukup, supaya mereka kuat dan tetap <em>fit</em> waktu mewartakan kabar gembira Tuhan. Hal yang sederhana yang dilakukan oleh para perempuan itu, jarang ditulis di dalam Kitab Suci, tetapi mempunyai pengaruh yang luar biasa bagi karya pewartaan Yesus. Dengan kekayaan yang mereka miliki, para perempuan itu menjamin hidup dan karya Yesus dan murid-murid-Nya.</p>
<p><em>Pertanyaannya tetap sama: Mengapa mereka mau melakukan semua itu? Mengapa mereka rela membelanjakan begitu banyak harta untuk melayani Yesus dan murid-murid-Nya? </em></p>
<p>Jawaban atas pertanyaan ini kita temukan dalam awal injil hari ini. Jika seseorang sudah merasakan sentuhan tangan Yesus, jika seseorang sudah ‘ditangkap’ oleh kuasa Tuhan, jika seseorang sudah merasakan kebaikan dan uluran tangan Allah, bila seseorang sudah mengalami pengampunan total dari Tuhan dan ia diterima kembali sebagai seorang anak, jika seseorang sudah dibebaskan dari semua belenggu yang mengikatnya, jika seseorang sudah dilepaskan, disembuhkan dari semua penyakit dan penderitaan yang dialaminya, jika seseorang sudah mengalami indahnya cinta dan kasih Tuhan, percayalah, dia akan rela melakukan apa saja untuk membalas kebaikan dan cinta Tuhan itu. Apa saja akan dilakukannya, tidak peduli apakah yang dibuatnya itu masuk akal ataupun tidak. Dia akan rela menyerahkan seluruh harta dan bahkan nyawanya sekalipun.</p>
<p><img class="alignleft size-medium wp-image-1837" title="007927" src="http://parokiarnoldus.org/wp-content/uploads/2010/06/007927-216x300.jpg" alt="007927" width="216" height="300" />Para perempuan dalam injil memberikan apapun yang mereka miliki untuk kepentingan Yesus dan murid-muridnya tanpa pamrih. Si perempuan pendosa bahkan rela merendahkan dirinya, ia tidak peduli dirinya dicemoohkan banyak orang dan membiarkan dirinya dicela. Ia tidak peduli akan semua itu. Dengan keyakinannya, dengan kepercayaannya yang luar biasa, dia datang kepada Yesus, membasuhi kaki-Nya dengan air mata penyesalan, menyekanya dengan rambutnya sebagai tanda pertobatan dan meminyaki kaki Yesus dengan minyak wangi sebagai tanda terima kasih dan cinta yang tak terhingga kepada Tuhan yang bersedia mengampuninya dan menerimanya kembali sebagai seorang anak. Siapa di antara kita yang sanggup melakukan itu? Bila kita sudah merasakan indahnya jamahan tangan dan belaian Tuhan, apapun akan kita lakukan dan pasrahkan untuk Dia.</p>
<p>Para perempuan dalam bacaan injil hari ini sudah membuktikan itu. Semoga teladan mereka yang selalu setia melayani Yesus dan murid-murid-Nya, mengilhami kita untuk berbuat yang sama dalam hidup harian kita. Amin.</p>
<p> </p>
<p style="text-align: left;"> </p>
<p><em> </em></p>
<div class="ilsb-parent ilsb-arial"><a href="#" class="ilsb ilsb-share">bagikan kabar gembira ini..</a><br /><div class="ilsb-child"><span><a rel="nofollow" href="http://parokiarnoldus.org/index.php/feed/" class="ilsb ilsb-subscribe" title="Subscribe to RSS" onclick="window.open(this.href, '_blank', 'scrollbars=yes, menubar=no, border=0, height=600, width=800, resizable=yes, toolbar=no, location=no, status=no'); return false;" ></a></span><span><a rel="nofollow" href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/06/pengampunan-yang-menyelamatkan/&amp;title=Pengampunan+Yang+Menyelamatkan" class="ilsb ilsb-digg" title="Add to Digg" onclick="window.open(this.href, '_blank', 'scrollbars=yes, menubar=no, border=0, height=600, width=800, resizable=yes, toolbar=no, location=no, status=no'); return false;" ></a></span><span><a rel="nofollow" href="http://del.icio.us/post?url=http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/06/pengampunan-yang-menyelamatkan/&amp;title=Pengampunan+Yang+Menyelamatkan" class="ilsb ilsb-delicious" title="Add to del.icio.us" onclick="window.open(this.href, '_blank', 'scrollbars=yes, menubar=no, border=0, height=600, width=800, resizable=yes, toolbar=no, location=no, status=no'); return false;" ></a></span><span><a rel="nofollow" href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/06/pengampunan-yang-menyelamatkan/" class="ilsb ilsb-facebook" title="Share on Facebook" onclick="window.open(this.href, '_blank', 'scrollbars=yes, menubar=no, border=0, height=600, width=800, resizable=yes, toolbar=no, location=no, status=no'); return false;" ></a></span><span><a rel="nofollow" href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/06/pengampunan-yang-menyelamatkan/&amp;title=Pengampunan+Yang+Menyelamatkan" class="ilsb ilsb-stumbleupon" title="Add to StumbleUpon" onclick="window.open(this.href, '_blank', 'scrollbars=yes, menubar=no, border=0, height=600, width=800, resizable=yes, toolbar=no, location=no, status=no'); return false;" ></a></span></div></div><h4>Pengunjung menemukan artikel ini dengan kata kunci:</h4><ul><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/06/pengampunan-yang-menyelamatkan/" title="artikel kisah pengampunan">artikel kisah pengampunan</a> (2)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/06/pengampunan-yang-menyelamatkan/" title="www hotbah tentang perempuan meminyaki yesus com">www hotbah tentang perempuan meminyaki yesus com</a> (2)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/06/pengampunan-yang-menyelamatkan/" title="khotbah kasih yg menyelamatkan org yg hilang co id">khotbah kasih yg menyelamatkan org yg hilang co id</a> (1)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/06/pengampunan-yang-menyelamatkan/" title="khotbah PENGAMPUNAN HARI MINGGU">khotbah PENGAMPUNAN HARI MINGGU</a> (1)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/06/pengampunan-yang-menyelamatkan/" title="khotbah tentang pengampunan">khotbah tentang pengampunan</a> (1)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/06/pengampunan-yang-menyelamatkan/" title="injil tentang pengampunan">injil tentang pengampunan</a> (1)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/06/pengampunan-yang-menyelamatkan/" title="renungan anak bina iman katolik luk7 : 12 -17">renungan anak bina iman katolik luk7 : 12 -17</a> (1)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/06/pengampunan-yang-menyelamatkan/" title="renungan harian katolik tentang pengampunan">renungan harian katolik tentang pengampunan</a> (1)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/06/pengampunan-yang-menyelamatkan/" title="tema kotbah katolik - pengampunan">tema kotbah katolik - pengampunan</a> (1)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/06/pengampunan-yang-menyelamatkan/" title="pengampunan">pengampunan</a> (1)</li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 4.116 ms -->

<p>Related posts:<ol><li><a href='http://parokiarnoldus.org/index.php/2009/09/mau-jadi-yang-terbesar-dalam-kerajaan-surga-siap-siaplah-jadi-yang-terkecil/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mau jadi yang terbesar (dalam Kerajaan Surga)? Siap-siaplah jadi yang terkecil!!!'>Mau jadi yang terbesar (dalam Kerajaan Surga)? Siap-siaplah jadi yang terkecil!!!</a></li>
<li><a href='http://parokiarnoldus.org/index.php/2009/09/yesus-mesias-allah-yang-menderita/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Yesus: Mesias (Allah) yang menderita'>Yesus: Mesias (Allah) yang menderita</a></li>
<li><a href='http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/01/perjumpaan-yang-mengubah/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Perjumpaan yang Mengubah'>Perjumpaan yang Mengubah</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/06/pengampunan-yang-menyelamatkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tubuh Dan Darah Kristus: „Makanan Rohani&#8221; Kaum Beriman</title>
		<link>http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/06/tubuh-dan-darah-kristus-%e2%80%9emakanan-rohani-kaum-beriman/</link>
		<comments>http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/06/tubuh-dan-darah-kristus-%e2%80%9emakanan-rohani-kaum-beriman/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Jun 2010 05:22:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin_victor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://parokiarnoldus.org/?p=1824</guid>
		<description><![CDATA[Renungan Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus
Kej 14,18-20 / 1 Kor 11,23-26 / Luk 9,11b-17
Oleh: Rm. Victor Bani, SVD
 
Dua minggu setelah hari raya Pentakosta, gereja merayakan hari raya Tubuh dan Darah Kristus. Pada saat yang bersamaan anak-anak calon penerima komuni di seluruh dunia akan menerima Tubuh dan Darah Kristus untuk pertama kalinya, suatu moment yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><em>Renungan Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus</em></p>
<p align="center"><em>Kej 14,18-20 / 1 Kor 11,23-26 / Luk 9,11b-17</em></p>
<p align="center"><em>Oleh: Rm. Victor Bani, SVD</em></p>
<p align="center"><em> </em></p>
<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-1737" title="Kopie von Bali302" src="http://parokiarnoldus.org/wp-content/uploads/2010/05/Kopie-von-Bali302-150x150.jpg" alt="Kopie von Bali302" width="150" height="150" />Dua minggu setelah hari raya Pentakosta, gereja merayakan hari raya Tubuh dan Darah Kristus. Pada saat yang bersamaan anak-anak calon penerima komuni di seluruh dunia akan menerima Tubuh dan Darah Kristus untuk pertama kalinya, suatu moment yang paling dinanti-nantikan oleh hampir setiap anak. Apa <em>sich </em>sebenarnya istimewanya hari raya ini? <span id="more-1824"></span></p>
<p> </p>
<p>Dalam salah satu injil-Nya, khususnya Injil Yohanes, Yesus katakan: „Akulah Roti Hidup yang telah turun dari surga. Jikalau orang makan dari Roti ini, ia akan hidup selama-lamanya, dan Roti yang Kuberikan itu ialah <strong>Daging-Ku</strong>, yang akan Kuberikan untuk hidup dunia.“</p>
<p>Dalam Injil Yohanes, kata <strong>„daging“</strong> dipakai untuk membicarakan <em>manusia sebagai makhluk yang memiliki keterbatasan, yang punya kelemahan</em>. Dalam pembukaan injil Yohanes, dikatakan, <em>Sang Sabda telah menjadi „daging“ dan tinggal diantara kita (Yoh 1,14),</em> artinya:<strong> Yang Ilahi itu, Yang Kudus itu atau dengan kata lain, Tuhan sendiri telah mendatangi dunia, tinggal di dalam dunia, tinggal dan hidup di antara kita dalam wujud manusia biasa, dalam rupa manusia biasa, yang rapuh sama seperti kita.</strong></p>
<p><img class="alignleft size-medium wp-image-1826" title="eucharist" src="http://parokiarnoldus.org/wp-content/uploads/2010/06/eucharist-197x300.jpg" alt="eucharist" width="197" height="300" />Pertanyaannya: kenapa Dia mau lakukan itu? Mengapa Dia mau susah-susah berbuat seperti itu? Jawabannya cuma satu: karena hanya dengan cara demikian, hanya dengan menjadi manusia, Dia dapat sungguh-sungguh merasakan kuatnya kuasa yang jahat walaupun Ia sendiri tidak kalah dan tidak menjadi bagian dari kuasa itu. Dengan jalan menjadi manusia, Tuhan mau menunjukkan bahwa manusia tidak seluruhnya dapat dikuasai yang jahat. Kita mempunyai kemampuan untuk mengalahkan kuasa jahat yang ada di dalam diri kita maupun yang datang dari luar diri kita. Asal kita mau dan punya niat, kita pasti bisa kalahkan semua yang jahat. Tuhan lewat Putera-Nya telah tunjukkan itu kepada kita. Dengan demikian Dia dapat menjadi tumpuan harapan orang banyak. Siapa saja yang kemudian mengikuti-Nya dan bersatu dengan Dia, <strong>akan selamat dan mencapai hidup kekal.</strong></p>
<p>Lalu bagaimana dengan <strong>&#8220;darah&#8221;?</strong> Dalam pemikiran orang-orang pada jaman Yesus, <strong>&#8220;darah&#8221;</strong> biasa dipakai untuk menyebut <em>tempat nyawa</em>. Darah adalah tempat tinggalnya nyawa. Di situlah letak kehidupan. Dengan menyerahkan nyawa-Nya – dengan menyerahkan darah-Nya &#8211; bagi orang banyak, artinya: <strong><em>Yesus berbagi kehidupan dengan orang banyak pula.</em></strong><em> </em></p>
<p>Hidup Yesus berakhir pada kayu salib. Wafatnya menjadi kurban bagi penebusan orang banyak. <strong>&#8220;Daging&#8221; (kerapuhan manusia)</strong> dan <strong>&#8220;darah&#8221; (kehidupan) </strong>yang menjadi tanda Sabda Ilahi itu, <strong>„Daging“ dan „Darah“</strong> yang menjadi tanda Kristus: <strong>menjadi jalan penyelamatan bagi kita manusia</strong>. Bergabung dengan Dia, menyambut Dia  berarti kita sama-sama menempuh jalan itu, kita ambil bagian dalam karya penyelamatan Allah. Inilah yang kemudian dibahasakan dengan <strong>siapa saja yang makan daging-Nya akan mengambil bagian dalam hidup kekal.</strong></p>
<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-1827" title="hostiiiii" src="http://parokiarnoldus.org/wp-content/uploads/2010/06/hostiiiii-150x150.jpg" alt="hostiiiii" width="150" height="150" />Pertanyaannya sekarang : <strong>Apa yang hendak disampaikan Yesus?</strong> Kepada para pendengar-Nya, orang-orang Yahudi,  Yesus katakana bahwa bukan Musa yang memberikan makanan, bukan Musa yang memberikan roti kepada nenek moyang mereka di padang gurun, melainkan Bapa-Nyalah yang memberikan makanan itu dari langit. Tuhanlah yang memberikan roti itu. Lebih lanjut lagi, sekarang ini <em>diri-Nyalah, Dialah Roti yang turun dari surga itu</em>. Menerima Dia, menyambut Dia dan mempercayai-Nya, akan membuat mereka mendapatkan Roti yang memberi hidup. Yesus adalah pemberian dari surga yang membawakan hidup ke dunia.</p>
<p>Setiap kali kita menyambut Tubuh dan Darah Kristus dalam perayaan ekaristi, kita bukan sekedar menerima roti yang tidak ada rasanya, melainkan kita menerima Tubuh dan Darah Kristus sendiri yang hadir dalam rupa roti dan anggur. Meneriman Tubuh dan Darah-Nya berarti menerima Dia, berarti ikut ambil bagian dalam karya penyelamatan-Nya, berarti membiarkan diri untuk masuk bersama-sama dengan-Nya ke dalam kehidupan yang kekal.</p>
<div class="ilsb-parent ilsb-arial"><a href="#" class="ilsb ilsb-share">bagikan kabar gembira ini..</a><br /><div class="ilsb-child"><span><a rel="nofollow" href="http://parokiarnoldus.org/index.php/feed/" class="ilsb ilsb-subscribe" title="Subscribe to RSS" onclick="window.open(this.href, '_blank', 'scrollbars=yes, menubar=no, border=0, height=600, width=800, resizable=yes, toolbar=no, location=no, status=no'); return false;" ></a></span><span><a rel="nofollow" href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/06/tubuh-dan-darah-kristus-%e2%80%9emakanan-rohani-kaum-beriman/&amp;title=Tubuh+Dan+Darah+Kristus%3A+%E2%80%9EMakanan+Rohani%26%238221%3B+Kaum+Beriman" class="ilsb ilsb-digg" title="Add to Digg" onclick="window.open(this.href, '_blank', 'scrollbars=yes, menubar=no, border=0, height=600, width=800, resizable=yes, toolbar=no, location=no, status=no'); return false;" ></a></span><span><a rel="nofollow" href="http://del.icio.us/post?url=http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/06/tubuh-dan-darah-kristus-%e2%80%9emakanan-rohani-kaum-beriman/&amp;title=Tubuh+Dan+Darah+Kristus%3A+%E2%80%9EMakanan+Rohani%26%238221%3B+Kaum+Beriman" class="ilsb ilsb-delicious" title="Add to del.icio.us" onclick="window.open(this.href, '_blank', 'scrollbars=yes, menubar=no, border=0, height=600, width=800, resizable=yes, toolbar=no, location=no, status=no'); return false;" ></a></span><span><a rel="nofollow" href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/06/tubuh-dan-darah-kristus-%e2%80%9emakanan-rohani-kaum-beriman/" class="ilsb ilsb-facebook" title="Share on Facebook" onclick="window.open(this.href, '_blank', 'scrollbars=yes, menubar=no, border=0, height=600, width=800, resizable=yes, toolbar=no, location=no, status=no'); return false;" ></a></span><span><a rel="nofollow" href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/06/tubuh-dan-darah-kristus-%e2%80%9emakanan-rohani-kaum-beriman/&amp;title=Tubuh+Dan+Darah+Kristus%3A+%E2%80%9EMakanan+Rohani%26%238221%3B+Kaum+Beriman" class="ilsb ilsb-stumbleupon" title="Add to StumbleUpon" onclick="window.open(this.href, '_blank', 'scrollbars=yes, menubar=no, border=0, height=600, width=800, resizable=yes, toolbar=no, location=no, status=no'); return false;" ></a></span></div></div><h4>Pengunjung menemukan artikel ini dengan kata kunci:</h4><ul><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/06/tubuh-dan-darah-kristus-%e2%80%9emakanan-rohani-kaum-beriman/" title="Tubuh dan darah Kristus">Tubuh dan darah Kristus</a> (10)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/06/tubuh-dan-darah-kristus-%e2%80%9emakanan-rohani-kaum-beriman/" title="apakah makanan rohani itu?">apakah makanan rohani itu?</a> (5)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/06/tubuh-dan-darah-kristus-%e2%80%9emakanan-rohani-kaum-beriman/" title="makanan rohani">makanan rohani</a> (4)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/06/tubuh-dan-darah-kristus-%e2%80%9emakanan-rohani-kaum-beriman/" title="renungan hari raya tubuh dan darah kristus">renungan hari raya tubuh dan darah kristus</a> (4)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/06/tubuh-dan-darah-kristus-%e2%80%9emakanan-rohani-kaum-beriman/" title="makanan rohani kristen">makanan rohani kristen</a> (3)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/06/tubuh-dan-darah-kristus-%e2%80%9emakanan-rohani-kaum-beriman/" title="hari raya tubuh dan darah kristus">hari raya tubuh dan darah kristus</a> (3)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/06/tubuh-dan-darah-kristus-%e2%80%9emakanan-rohani-kaum-beriman/" title="apakah makanan rohani">apakah makanan rohani</a> (2)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/06/tubuh-dan-darah-kristus-%e2%80%9emakanan-rohani-kaum-beriman/" title="renungan tubuh dan darah kristus">renungan tubuh dan darah kristus</a> (2)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/06/tubuh-dan-darah-kristus-%e2%80%9emakanan-rohani-kaum-beriman/" title="pondok renungan penyelamatan">pondok renungan penyelamatan</a> (1)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/06/tubuh-dan-darah-kristus-%e2%80%9emakanan-rohani-kaum-beriman/" title="tubuh dan darah kristus Lukas 9:11b-17">tubuh dan darah kristus Lukas 9:11b-17</a> (1)</li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 4.473 ms -->

<p>Related posts:<ol><li><a href='http://parokiarnoldus.org/index.php/2009/08/yang-makan-tubuh-ku-dan-minum-darah-ku-akan-hidup-selama-lamanya/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Yang makan Tubuh-Ku dan minum Darah-Ku akan hidup selama-lamanya'>Yang makan Tubuh-Ku dan minum Darah-Ku akan hidup selama-lamanya</a></li>
<li><a href='http://parokiarnoldus.org/index.php/2009/11/kristus-yesus-raja-segala-raja/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Kristus Yesus, Raja segala Raja'>Kristus Yesus, Raja segala Raja</a></li>
<li><a href='http://parokiarnoldus.org/index.php/2009/11/catatan-dari-pd-kaum-muda-paroki-arnoldus-allah-dan-uang/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Catatan dari PD Kaum Muda Paroki Arnoldus: Allah dan Uang'>Catatan dari PD Kaum Muda Paroki Arnoldus: Allah dan Uang</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/06/tubuh-dan-darah-kristus-%e2%80%9emakanan-rohani-kaum-beriman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Relasi Kasih Allah Tritunggal</title>
		<link>http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/06/relasi-kasih-allah-tritunggal/</link>
		<comments>http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/06/relasi-kasih-allah-tritunggal/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Jun 2010 05:01:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin_victor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mingguan]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://parokiarnoldus.org/?p=1820</guid>
		<description><![CDATA[Renungan Hari Raya Tritunggal Mahakudus
Ams 8,22-31; Rm 5,1-5; Yoh 16,12-15
Oleh: Rm. Victor Bani, SVD
 
Hari ini kita merayakan Hari Raya Tritunggal Yang Mahakudus. Ajaran tentang Allah Tritunggal ini mungkin merupakan salah satu ajaran dalam Gereja Katolik yang paling sulit untuk dipahami dan dimengerti. Sejak dulu sampai sekarang orang berusaha untuk menjelaskan apa itu atau siapakah itu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><em>Renungan Hari Raya Tritunggal Mahakudus</em></p>
<p align="center"><em>Ams 8,22-31; Rm 5,1-5; Yoh 16,12-15</em></p>
<p align="center"><em>Oleh: Rm. Victor Bani, SVD</em></p>
<p> </p>
<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-1737" title="Kopie von Bali302" src="http://parokiarnoldus.org/wp-content/uploads/2010/05/Kopie-von-Bali302-150x150.jpg" alt="Kopie von Bali302" width="150" height="150" />Hari ini kita merayakan Hari Raya Tritunggal Yang Mahakudus. Ajaran tentang Allah Tritunggal ini mungkin merupakan salah satu ajaran dalam Gereja Katolik yang paling sulit untuk dipahami dan dimengerti. Sejak dulu sampai sekarang orang berusaha untuk menjelaskan <strong>apa itu atau siapakah itu Allah Tritunggal, </strong>tetapi, semakin orang mencari jawabannya, misteri Allah Tritunggal tetap saja tidak dapat dipecahkan.</p>
<p><span id="more-1820"></span></p>
<p><em> </em></p>
<p><em>Suatu hari, ketika Santo Agustinus sedang berjalan-jalan di pantai dan mencoba merenungkan banyak hal mengenai Allah, terutama tentang Allah Tritunggal: <strong>Siapakah itu Allah Tritunggal?</strong> <strong>Apakah jumlah mereka satu ataukah tiga? Lalu, bagaimana hubungan di antara mereka?</strong> tiba-tiba ia melihat seorang anak kecil yang sedang bermain air di pantai. Si anak kecil ini membuat sebuah lubang kecil di pasir, lalu berlari menuju ke arah laut, mengambil air dengan kedua tangannya, membawanya cepat-cepat ke pantai dan menuangkan air itu ke dalam lubang kecil yang dibuatnya. Dan hal itu dia lakukan berulang lagi. Karena merasa heran dan penasaran, Santo Agustinus lalu bertanya kepada anak kecil itu: </em></p>
<p><em>“Nak, apa sich sebenarnya yang sedang kamu buat di sini?”</em></p>
<p><em>Anak itu menjawab<strong>: „Saya menggali sebuah lubang kecil di pasir dan mencoba untuk mengisi semua air laut itu ke dalamnya!“</strong></em></p>
<p><em>Mendengar jawaban yang polos itu Agustinus tertawa terbahak-bahak,  lalu dengan sinis dia berkata: „Ah, kamu ini benar-benar bodoh. <strong>Bagaimana mungkin air laut yang begini banyak, bisa dimasukkan semuanya ke lubang yang sangat kecil ini“.</strong></em></p>
<p><em>Anak itu menjawab: „Apa yang saya buat ini memang bodoh, tapi sebenarnya, anda lah yang jauh lebih bodoh dari saya“. </em></p>
<p><em>Dikatain bodoh oleh seorang anak kecil, Santo Agustinus tentu saja tidak terima. Dengan marah dia lalu bertanya: „Kenapa kamu katakan bahwa saya bodoh?“ </em></p>
<p><em>Dengan tenang anak itu menjawab: „Kalau anda benar-benar pintar, tentu anda tahu: <strong>Bagaimana mungkin misteri Allah Tritunggal yang demikian agung dan besar, dipaksakan masuk ke dalam otak anda yang begitu kecil?“</strong>  </em></p>
<p><em>Mendengar jawaban itu Agustinus sangat kaget dan sebelum dia bertanya lebih lanjut, anak itu tiba-tiba menghilang entah kemana.</em></p>
<p>Sejak saat itu Agustinus menjadi sadar <strong>bahwa misteri Allah Tritunggal itu begitu agung dan besar, sehingga tidak mungkin dapat dicerna dan dipahami oleh manusia. <em> </em></strong></p>
<p><img class="alignleft size-medium wp-image-1821" title="tritunggal-for-wordpress1" src="http://parokiarnoldus.org/wp-content/uploads/2010/06/tritunggal-for-wordpress1-185x300.jpg" alt="tritunggal-for-wordpress1" width="185" height="300" />Setiap hari minggu dalam perayaan ekaristi, kita selalu mengucapkan atau menyanyikan doa syahadat, doa <strong>Aku Percaya</strong>. Isinya sudah kita hafal di luar kepala. <strong>Aku percaya akan Allah, <em>Bapa</em> yang mahakuasa, pencipta langit dan bumi. Dan akan <em>Yesus Kristus</em> Putra-Nya yang tunggal, Tuhan kita, yang dikandung dari <em>Roh Kudus</em>, dilahirkan oleh Perawan Maria.  </strong>Di dalam doa ini kita mengakui, kita mengimani dan kita percaya akan adanya <strong>Allah Tritunggal</strong>. <strong>Allah Tritunggal adalah satu Allah dengan tiga Pribadi yang berbeda</strong>: Allah Bapa, Allah Putera dan Allah Roh Kudus. Meskipun ketiganya adalah Pribadi yang berbeda, tetapi mereka tetap satu. Di dalam doa <strong>aku percaya</strong> kita lihat ada satu relasi/hubungan yang sangat erat antara ketiga pribadi dalam Allah Tritunggal tersebut, semacam ada pembagian tugas.</p>
<p><strong>Allah Bapa adalah pencipta </strong>langit dan bumi beserta dengan segala isinya, termasuk manusia di dalamnya. Dan Dia menciptakan semuanya itu baik adanya. Namun karena dosa dan ulah manusia, dunia yang diciptakan Tuhan baik adanya ini menjadi rusak dan berada diambang kehancuran. Untuk menyelamatkan dunia, tetapi terlebih untuk membebaskan manusia dari dosa-dosanya, <strong>Tuhan mengutus Putera-Nya yang tunggal</strong>. Karena <strong>campur tangan dan kuasa dari Roh Kudus</strong>, maka mengandunglah Maria dan melahirkan sang Mesias.</p>
<p>Setelah Yesus, Sang Putera, menyelesaikan tugas-Nya menyelamatkan manusia, Dia kembali kepada Bapa-Nya. Dan dari sana Dia mengutus <strong>Roh Kudus</strong> untuk menjaga dan menyertai pengikut-pengikut-Nya dalam tugas pewartaan mereka sampai akhir zaman. Ada satu kerja sama di sini yang luar biasa antara Bapa dan Putera dan Roh Kudus. Masing-masing mereka meskipun mempunyai tugas dan tanggung jawab yang berbeda-beda tetapi saling mendukung satu sama lain. Dan <strong>Relasi mereka adalah relasi yang dibangun berdasarkan kasih. </strong>Karena kasih adalah dasar dari hubungan mereka, maka apa yang mereka wartakan kepada kita, tidak lain tidak bukan adalah kasih itu sendiri. <strong>Bapa</strong> menciptakan manusia karena Dia <strong>mengasihi</strong> kita. <strong>Putera</strong> datang ke dunia untuk menyelamatkan kita karena <strong>kasih</strong>-Nya yang begitu besar kepada kita. Dan <strong>Roh Kudus</strong> tetap menyertai kita sampai hari ini, menguatkan kita bila kita putus asa dan memberanikan serta memampukan kita untuk mewartakan kepada semua orang, kepada segala bangsa kabar gembira tentang Kerajaan Allah, karena Dia begitu <strong>mengasihi</strong> kita.</p>
<p>Pesan apa yang bisa kita bawa pulang dari pesta Allah Tritunggal ini? Ada banyak memang, tapi bagi saya pribadi, ada satu hal yang paling penting, yaitu <strong>teladan cinta kasih mereka. </strong>Seperti yang saya katakan di atas bahwa Relasi Allah Tritunggal adalah relasi yang dibangun berdasarkan pada <strong>kasih. </strong>Dan ini yang membuat hubungan di antara mereka begitu kuat.</p>
<p>Dalam kehidupan sehari-hari, kita tidak pernah tinggal sendirian. Kita hidup dan tinggal di dalam keluarga, di dalam komunitas, di dalam masyarakat dan di dalam suatu negara. <strong>Apa sich yang mempersatukan kita sehingga kita bisa tinggal bersama dalam keluarga, misalnya.</strong> <strong>Apa yang mempersatukan suami dan istri? </strong>Orang bisa tinggal bersama, kerja bersama, hidup bersama, kalau orang saling mencintai, kalau ada kerja sama di sana, kalau ada saling pengertian di sana, kalau ada keterbukaan di sana, kalau orang saling menerima kelebihan dan kekurangan masing-masing, kalau ada kerendahan hati di sana, kalau orang mau saling memaafkan, kalau ada kesabaran dan ketulusan di sana, singkatnya, kalau ada kasih di sana. Kita bertanya pada diri masing-masing, apakah kita telah praktekkan itu dalam kehidupan kita sehari-hari, apakah sungguh-sungguh ada kasih dalam keluarga kita.  Mari kita belajar dari Allah Tritunggal.</p>
<p> </p>
<p><em> </em></p>
<p style="text-align: left;"><em> </em></p>
<div class="ilsb-parent ilsb-arial"><a href="#" class="ilsb ilsb-share">bagikan kabar gembira ini..</a><br /><div class="ilsb-child"><span><a rel="nofollow" href="http://parokiarnoldus.org/index.php/feed/" class="ilsb ilsb-subscribe" title="Subscribe to RSS" onclick="window.open(this.href, '_blank', 'scrollbars=yes, menubar=no, border=0, height=600, width=800, resizable=yes, toolbar=no, location=no, status=no'); return false;" ></a></span><span><a rel="nofollow" href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/06/relasi-kasih-allah-tritunggal/&amp;title=Relasi+Kasih+Allah+Tritunggal" class="ilsb ilsb-digg" title="Add to Digg" onclick="window.open(this.href, '_blank', 'scrollbars=yes, menubar=no, border=0, height=600, width=800, resizable=yes, toolbar=no, location=no, status=no'); return false;" ></a></span><span><a rel="nofollow" href="http://del.icio.us/post?url=http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/06/relasi-kasih-allah-tritunggal/&amp;title=Relasi+Kasih+Allah+Tritunggal" class="ilsb ilsb-delicious" title="Add to del.icio.us" onclick="window.open(this.href, '_blank', 'scrollbars=yes, menubar=no, border=0, height=600, width=800, resizable=yes, toolbar=no, location=no, status=no'); return false;" ></a></span><span><a rel="nofollow" href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/06/relasi-kasih-allah-tritunggal/" class="ilsb ilsb-facebook" title="Share on Facebook" onclick="window.open(this.href, '_blank', 'scrollbars=yes, menubar=no, border=0, height=600, width=800, resizable=yes, toolbar=no, location=no, status=no'); return false;" ></a></span><span><a rel="nofollow" href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/06/relasi-kasih-allah-tritunggal/&amp;title=Relasi+Kasih+Allah+Tritunggal" class="ilsb ilsb-stumbleupon" title="Add to StumbleUpon" onclick="window.open(this.href, '_blank', 'scrollbars=yes, menubar=no, border=0, height=600, width=800, resizable=yes, toolbar=no, location=no, status=no'); return false;" ></a></span></div></div><h4>Pengunjung menemukan artikel ini dengan kata kunci:</h4><ul><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/06/relasi-kasih-allah-tritunggal/" title="Roh Kudus dalam Allah Tritunggal">Roh Kudus dalam Allah Tritunggal</a> (2)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/06/relasi-kasih-allah-tritunggal/" title="agustinus dan anak kecil di pantai">agustinus dan anak kecil di pantai</a> (1)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/06/relasi-kasih-allah-tritunggal/" title="tritunggal menurut agustinus">tritunggal menurut agustinus</a> (1)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/06/relasi-kasih-allah-tritunggal/" title="tritunggal">tritunggal</a> (1)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/06/relasi-kasih-allah-tritunggal/" title="santo anak kecil air laut di pantai">santo anak kecil air laut di pantai</a> (1)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/06/relasi-kasih-allah-tritunggal/" title="Relasi/hubungan yang benar dengan Allah">Relasi/hubungan yang benar dengan Allah</a> (1)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/06/relasi-kasih-allah-tritunggal/" title="kasih allah">kasih allah</a> (1)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/06/relasi-kasih-allah-tritunggal/" title="cinta kasih allah">cinta kasih allah</a> (1)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/06/relasi-kasih-allah-tritunggal/" title="allah tritunggal">allah tritunggal</a> (1)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/06/relasi-kasih-allah-tritunggal/" title="allah tri tunggal agustinus air laut">allah tri tunggal agustinus air laut</a> (1)</li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 4.768 ms -->

<p>Related posts:<ol><li><a href='http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/02/berbagi-kasih-kegembiraan-di-panti-asuhan-kami/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Berbagi Kasih  &#038; kegembiraan di Panti Asuhan KAMI'>Berbagi Kasih  &#038; kegembiraan di Panti Asuhan KAMI</a></li>
<li><a href='http://parokiarnoldus.org/index.php/2009/08/orang-manggarai-yang-berbelas-kasih/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Orang Manggarai yang Berbelas Kasih'>Orang Manggarai yang Berbelas Kasih</a></li>
<li><a href='http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/01/yesus-allah-yang-solider/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Yesus: Allah yang Solider'>Yesus: Allah yang Solider</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/06/relasi-kasih-allah-tritunggal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bahasa Roh = Bahasa Cinta</title>
		<link>http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/05/bahasa-roh-bahasa-cinta/</link>
		<comments>http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/05/bahasa-roh-bahasa-cinta/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 May 2010 05:03:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin_victor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mingguan]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://parokiarnoldus.org/?p=1776</guid>
		<description><![CDATA[Renungan Hari Raya Pentakosta – Tahun C – 23 Mei 2010
Kis 2,1-11; 1 Kor 12,3b-7. 12-13 / Rm 8,8-17; Yoh 14,15-16. 23-26
Oleh: Rm. Victor Bani, SVD
 
Pernahkah anda mendengar cerita tentang MANARA BABEL? Kisahnya bisa ditemukan dalam Kitab Kejadian bab 11. Menurut Kitab Suci, pada jaman dulu, hanya ada satu bahasa di dunia ini. Kerena yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><em>Renungan Hari Raya Pentakosta – Tahun C – 23 Mei 2010</em></p>
<p align="center"><em>Kis 2,1-11; 1 Kor 12,3b-7. 12-13 / Rm 8,8-17; Yoh 14,15-16. 23-26</em></p>
<p align="center"><em>Oleh: Rm. Victor Bani, SVD</em></p>
<p style="text-align: left;"><em> </em></p>
<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-1737" title="Kopie von Bali302" src="http://parokiarnoldus.org/wp-content/uploads/2010/05/Kopie-von-Bali302-150x150.jpg" alt="Kopie von Bali302" width="150" height="150" />Pernahkah anda mendengar cerita tentang MANARA BABEL? Kisahnya bisa ditemukan dalam Kitab Kejadian bab 11. Menurut Kitab Suci, pada jaman dulu, hanya ada satu bahasa di dunia ini. Kerena yang ada cuma satu bahasa, makanya semua orang bisa saling mengerti. Mereka lalu putuskan untuk berangkat ke sebelah timur untuk mendirikan sebuah kota bersama-sama. Di sana mereka sepakat untuk membangun sebuah manara yang puncaknya sampai ke langit, artinya: yang sangat tinggi, yang bukan saja akan menjadi simbol dari kota itu, tetapi mereka juga berharap bahwa lewat menara itu mereka akan bisa naik mencapai Allah dan melihat apa yang Dia dan malaikat-malaikat-Nya kerjakan di atas langit sana.<span id="more-1776"></span></p>
<p>Semula semuanya berjalan lancar. Menara itu semakin lama semakin tinggi. Melihat hasil kerja yang luar<img class="alignright size-medium wp-image-1778" title="Der-Turm-zu-Babylon" src="http://parokiarnoldus.org/wp-content/uploads/2010/05/Der-Turm-zu-Babylon1-300x248.jpg" alt="Der-Turm-zu-Babylon" width="300" height="248" /> biasa itu, mereka lantas menjadi besar kepala dan sombong. Mereka merasa bahwa sebentar lagi mereka bisa mencapai dan menyamai Allah. Melihat itu Allah menjadi ‚tersinggung dan marah‘. Dia ‚marah dan tersinggung‘ bukan saja karena kesombongan mereka, tetapi terlebih karena mereka mau menyamai Dia. Dan dalam ‚kemarahan-Nya‘, Allah memutuskan untuk mengacaubalaukan bahasa mereka. Allah memberikan banyak bahasa yang berbeda-beda kepada mereka. Akibatnya mereka tidak lagi saling mengerti. Mereka lalu saling bertengkar dan berkelahi dan itulah akhir dari cerita tentang Manara Babel. Sejak saat itu, Menara Babel tidak pernah berhasil didirikan.</p>
<p>Pada hari ini, pada peristiwa Pentakosta, Allah mengutus Roh Kudus-Nya untuk mempersatukan kembali apa yang telah terpecah belah karena ulah manusia tersebut. Lewat Roh Kudus-Nya Allah memberikan kepada kita kembali satu bahasa, yaitu bahasa yang bisa dimengerti oleh semua orang, yaitu bahasa yang bisa mempersatukan kita seperti semula. Allah bukan memberikan kepada kita semua bahasa inggris, Ia tidak memberikan kepada kita bahasa Indonesia dan juga bahasa Latin, misalnya, ataupun salah satu bahasa yang ada di dunia ini, Allah lewat Roh Kudus-Nya memberikan kepada kita satu bahasa, yaitu bahasa yang bisa dimerngerti oleh semua orang. Bahasa apa yang Allah berikan kepada kita? Allah memberikan BAHASA KASIH kepada kita, Dia menganugerahkan BAHASA CINTA-Nya kepada kita semua.</p>
<p>Ketika Petrus dan rasul-rasul yang lain berbicara kepada orang banyak dalam bahasa Aram, yaitu bahasa yang dipakai oleh orang-orang yang tinggal di Galilea, anehnya, semua orang lain yang ada di situ, tidak peduli dari manapun mereka berasal, bisa memahami dan mengerti apa yang Petrus katakan. Entah bagaimana menjelaskannya, tetapi semua mereka mendengar Petrus dan para murid yang lainnya, berkata-kata dengan bahasa yang bisa mereka mengerti. Bagaimana hal itu mungkin terjadi, para ahli sekalipun kesulitan untuk menemukan jawaban pastinya.</p>
<p>Bila Roh Kudus sungguh-sungguh telah bekerja, tidak ada sesuatupun di dunia ini yang mustahil bagi Dia. Roh Kudus yang turun atas para murid bukan saja memampukan mereka untuk berani berkata-kata tentang Yesus dan ajaran-ajaran-Nya, Dia bahkan juga mampu membuka hati dan pikiran semua orang untuk menerima kabar gembira Kerajaan Allah. Roh Kudus yang diutus Tuhan bukan saja dapat membuat para murid akhirnya sungguh-sungguh mengerti apa yang Yesus katakan kepada mereka semasa hidup-Nya, Dia bahkan juga memampukan mereka untuk bisa membagikan apa yang telah mereka dengar dan lihat sendiri dari Yesus kepada semua orang yang datang dari segala bangsa.</p>
<p>Roh Kudus yang dicurahkan pada hari Pentakosta, bukan saja telah mempersatukan kembali semua orang yang pernah terpecah belah karena perbedaan bahasa, Dia bahkan dapat membuat mereka semua bisa bersatu kembali,  saling mengerti lagi dan bisa memahami satu sama lain, karena mereka akhirnya berbicara dalam bahasa yang sama, yaitu bahasa cinta kasih.</p>
<p>Sebenarnya, yang menjadi persoalan adalah bukan apakah pada hari turunnya Roh Kudus, Petrus dan teman-temannya benar-benar telah berkata-kata dalam berbagai macam bahasa yang berbeda, itu tidak penting, yang paling penting adalah bahwa apa yang mereka katakan pada hari itu, bisa dimengerti, dapat dipahami dan mudah diterima oleh semua orang. Itulah kuasa Roh Kudus, itulah karya Roh Allah, yang memampukan semua orang untuk bisa mengerti apa yang dikehendaki oleh Tuhan.</p>
<p><img class="alignleft size-medium wp-image-1779" title="Pentecost" src="http://parokiarnoldus.org/wp-content/uploads/2010/05/Pentecost-300x176.jpg" alt="Pentecost" width="300" height="176" />Pada hari ini, pada hari Pentakosta, kita percaya bahwa Tuhan mencurahkan Roh-Nya yang Kudus juga kepada semua kita yang hadir di sini, yang datang dari berbagai suku dan bangsa, yang berbicara dalam berbagai macam bahasa, untuk berbicara hanya dengan satu bahasa yang sama, bukan untuk berbicara dalam bahasa jawa ataupun batak ataupun Flores, bukan juga untuk berbicara dalam bahasa indonesia ataupun inggris, melainkan untuk berbicara dalam bahasa cinta kasih. Bahasa Cinta, Bahasa kasih adalah satu-satunya bahasa yang bisa dimengerti oleh semua orang. Bahasa ini adalah anugerah cuma-cuma dari Allah kepada kita. Karena itu, dimanapun kita berada dan dalam situasi apapun serta dengan siapapun, kita HARUS berbicara hanya dengan bahasa ini, yaitu bahasa cinta kasih. Seandainya hanya bahasa kasih inilah yang digunakan oleh setiap orang dalam hidupnya sehari-hari, percayalah, suatu saat nanti, hanya kehendak Allah yang berkuasa atas dunia kita ini.</p>
<div class="ilsb-parent ilsb-arial"><a href="#" class="ilsb ilsb-share">bagikan kabar gembira ini..</a><br /><div class="ilsb-child"><span><a rel="nofollow" href="http://parokiarnoldus.org/index.php/feed/" class="ilsb ilsb-subscribe" title="Subscribe to RSS" onclick="window.open(this.href, '_blank', 'scrollbars=yes, menubar=no, border=0, height=600, width=800, resizable=yes, toolbar=no, location=no, status=no'); return false;" ></a></span><span><a rel="nofollow" href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/05/bahasa-roh-bahasa-cinta/&amp;title=Bahasa+Roh+%3D+Bahasa+Cinta" class="ilsb ilsb-digg" title="Add to Digg" onclick="window.open(this.href, '_blank', 'scrollbars=yes, menubar=no, border=0, height=600, width=800, resizable=yes, toolbar=no, location=no, status=no'); return false;" ></a></span><span><a rel="nofollow" href="http://del.icio.us/post?url=http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/05/bahasa-roh-bahasa-cinta/&amp;title=Bahasa+Roh+%3D+Bahasa+Cinta" class="ilsb ilsb-delicious" title="Add to del.icio.us" onclick="window.open(this.href, '_blank', 'scrollbars=yes, menubar=no, border=0, height=600, width=800, resizable=yes, toolbar=no, location=no, status=no'); return false;" ></a></span><span><a rel="nofollow" href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/05/bahasa-roh-bahasa-cinta/" class="ilsb ilsb-facebook" title="Share on Facebook" onclick="window.open(this.href, '_blank', 'scrollbars=yes, menubar=no, border=0, height=600, width=800, resizable=yes, toolbar=no, location=no, status=no'); return false;" ></a></span><span><a rel="nofollow" href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/05/bahasa-roh-bahasa-cinta/&amp;title=Bahasa+Roh+%3D+Bahasa+Cinta" class="ilsb ilsb-stumbleupon" title="Add to StumbleUpon" onclick="window.open(this.href, '_blank', 'scrollbars=yes, menubar=no, border=0, height=600, width=800, resizable=yes, toolbar=no, location=no, status=no'); return false;" ></a></span></div></div><h4>Pengunjung menemukan artikel ini dengan kata kunci:</h4><ul><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/05/bahasa-roh-bahasa-cinta/" title="bahasa roh">bahasa roh</a> (10)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/05/bahasa-roh-bahasa-cinta/" title="bahasa roh katolik">bahasa roh katolik</a> (4)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/05/bahasa-roh-bahasa-cinta/" title="bahasa cinta">bahasa cinta</a> (3)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/05/bahasa-roh-bahasa-cinta/" title="Khotbah penta Kosta romo">Khotbah penta Kosta romo</a> (2)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/05/bahasa-roh-bahasa-cinta/" title="lagu gereja katolik bahasa cinta">lagu gereja katolik bahasa cinta</a> (2)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/05/bahasa-roh-bahasa-cinta/" title="notasi lagu rohani bahasa cinta">notasi lagu rohani bahasa cinta</a> (2)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/05/bahasa-roh-bahasa-cinta/" title="lagu lagu bahasa roh">lagu lagu bahasa roh</a> (1)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/05/bahasa-roh-bahasa-cinta/" title="lagu rohani katolik">lagu rohani katolik</a> (1)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/05/bahasa-roh-bahasa-cinta/" title="renungan pentakosta 2010">renungan pentakosta 2010</a> (1)</li><li><a href="http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/05/bahasa-roh-bahasa-cinta/" title="renungan pentakosta">renungan pentakosta</a> (1)</li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 4.48 ms -->

<p>Related posts:<ol><li><a href='http://parokiarnoldus.org/index.php/2009/10/doa-salam-maria-bahasa-dayak/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Doa Salam Maria Bahasa Dayak'>Doa Salam Maria Bahasa Dayak</a></li>
<li><a href='http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/05/antara-cinta-dan-pengkhianatan/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Antara Cinta dan Pengkhianatan'>Antara Cinta dan Pengkhianatan</a></li>
<li><a href='http://parokiarnoldus.org/index.php/2009/08/bina-iman-lingkungan-1-gregorius-agung-emang-cinta-indonesia/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Bina Iman Lingkungan 1 Gregorius Agung Emang Cinta Indonesia'>Bina Iman Lingkungan 1 Gregorius Agung Emang Cinta Indonesia</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://parokiarnoldus.org/index.php/2010/05/bahasa-roh-bahasa-cinta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
