Tahun 2009 ini, Paroki St. Arnoldus genap berusia 30 tahun. Umat paroki ini terdiri dari berbagai kelompok etnis, suku dan budaya, keadaan sosial ekonomi dan pendidikan yang berbeda, tetapi tetap bersaudara dan bersahabat dalam Tuhan. Tidak mencolok, tetapi di sana sini saling memperkaya dan melengkapi. Ada ibadat dan ekaristi bernuansa Jawa, Batak, Cina, tetapi dalam semangat kesatuan dan kebersamaan, selalu menjaga kesatuan gereja Katolik dan bermissioner.
Tepatnya pd tgl 27 Feb pada 30 tahun silam, di kota Bekasi lahir paroki baru yang luas wilayah pelayanannya meliputi seluruh Kabupaten Bekasi. Dari daerah Muara Gembong-Cikarang bagian Timur hingga ke Pondok Gede, yang kala itu belum masuk di dalam wilayah Jakarta Timur.
Paroki itu dulunya bernama Stasi Bekasi yang merupakan pemekaran dari Paroki St. Maria Dipamarga (Samadi) Klender-Jawa Timur. P. Jan Lali SVD seorang Imam kelahiran Flores, 15 Agustus 1918 sebagai Pastor Kepala Paroki hingga tahun 1991.
Penggunaan nama Pelindung paroki sehari-hari cukup dengan sebutan Paroki St. Arnoldus, adalah berdasarkan pertimbangan keyakinan dari P. Jan Lali SVD, bhw St. Arnoldus Janssen SVD tak lama lg akan dikanonisasi mjd Santo, dan paroki tak perlu mengadakan perubahan dari segi administrasi.
St. Arnoldus sendiri (tanpa Janssen) adl orang kudus abad ke 8 berkebangsaan Yunani, seorang pemain Siter di istana Kaisar Karolus Agung (Jerman). Adapun hari pesta St. Arnoldus adl tgl 18 Juli. St. Arnoldus ini menjadi pelindung atau nama baptis dr Janssen sang pendiri tarekat SVD th. 1875 di Steyl – Belanda. Beliau juga mendirikan kongregasi misi biarawati: SsPS dan SspSAP.
St. Arnoldus Janssen dulunya adl seorang Imam Praja (Pr) yg lahir di kawasan Goch, Rheinland-Jerman Barat, pd tgl 05 Nov 1937 dr sebuah keluarga Kristiani yang taat. Beliau diangkat sebagai Beato oleh Paus Paulus VI pd tgl 19 Okt 1975 bertepatan dng hari Raya Minggu Misi sedunia. Selanjutnya tgl 5 Okt 2003 digelar Santo oleh Paus Yohanes Paulus II dan Paroki St. Arnoldus Bekasi jg mengadakan perayaan syukur atas kanonisasi itu pd tgl 10 Oktober 2003 dng Misi Khusus yg antara lain dipersembahkan oleh Pastor Kepala Paroki St. Arnoldus , P. Lucius Sari Uran SVD dan tentunya bersama gembala Paroki yang pertama, P. Jan Lali SVD yang sekarang menjadi Prayer (pendoa) di wisma pastoran Matraman Klender – Jakarta Timur.
Keistimewaan St. Arnoldus di mata Pastor P. Ansel :
“Paroki ini istimewanya punya ciri pokok, yaitu makan minum secara bersama antara umat yang berada maupun yg kurang baik dari segi status social maupun ekonomi, hal itu mengindikasikan ada kebersamaan dng semua golongan, ada keakraban.
Kesan lain, halaman gereja ini tak pernah kosong oleh aneka kegiatan umat. Hal ini artinya antara perayaan Ekaristi dan umat terjadi suatu pertemuan yang telah menjadi slaah satu kekuatan bagi umat dan gereja.
Ciri lain umat St. Arnoldus sangat familiar, artinya umat sudah sangat mandiri, sehingga inisiatif untuk membangun atau melaksanakan program datangnya dari umat. Para Imam tinggal mengarahkan, umat sudah mampu melaksanakan.”
(Ditulis Oleh Nuli)
Mengenal lebih dekat Paroki St. Arnoldus Janssen:
- Sejarah Paroki
- Gembala Umat
- Pengurus Dewan Paroki
- Misi dan Visi
- Statistik Paroki
- Wilayah & Stasi
- Mengenal St. Arnoldus
