Paroki St. Arnoldus Jansen didirikan pada tanggal 25 Februari 1979. Saat ini Paroki St. Arnoldus Janssen dibagi kedalam 39 wilayah dengan 173 lingkungan termasuk di dalamnya 1 stasi (St. Petrus Rasul, Tambun Cibitung), dengan jumlah umat tercatat 20.455 jiwa,  5.239 Kepala keluarga (sedang pendataan ulang).

Batas wilayah:
Utara    : paroki St. Klara
Timur    : paroki ibu Theresa, Cikarang
Selatan    : paroki St. Bartolomeus dan Keuskupan Bogor
Barat    : paroki St. Mikael, Kranji dan paroki Bartolomeus

Sejarah Paroki:

Pada tahun 1958 Uskup Agung Jakarta Mgr. A. Djajaseputra SJ (alm) dengan visi yang jauh kedepan membeli sebidang tanah di jalan Ir. H Juanda, Bekasi. Tahun 1967 di atas tanah tersebut didirikan sekolah Strada Budi Luhur. Pada masa itu terdapat beberapa umat Katolik, diantaranya keluarga P.Y. Maryoto, yang tinggal disekitar Bekasi. Mereka  dengan kerelaannya saling bertemu untuk kemudian bergabung dan menjadi cikal bakal umat Katolik di Bekasi. Pada tahun 1966, umat perdana di Bekasi merayakan Natal yang pertama dan sejak tahun 1967 sampai tahun 1970 dilakukan perayaan ekaristi sebulan sekali. Sebagaimana halnya umat perdana gereja Katolik, umat perdana di Bekasi juga melakukan misa berpindah-pindah dari rumah ke rumah. Sementara itu setelah sekolah Strada mempunyai gedung, aktivitas umat mendapatkan tempat yang cukup memadai di sekolah Strada.

Pelayanan umat semakin intensif sejak tahun 1970, terutama setelah ditetapkannya Bekasi sebagai stasi dengan nama Stasi Bekasi yang merupakan bagian dari gereja Santa Maria Dipamarga, Klender paroki St. Anna Duren Sawit. Pelayananpun diperkuat oleh beberapa frater Yesuit yang diperbantukan sebulan dua kali sesuai jadwal misa.

Paroki Bekasi resmi berdiri pada tanggal 25 Februari 1979 dan diresmikan oleh Mgr. Leo Sukoto SJ (alm) dengan nama pelindung Santo Arnoldus Jansen, sebagai pendiri ordo Serikat Sabda Allah (SVD). Pada awal berdirinya, paroki ini memiliki umat sebanyak 700 orang yang berdomisili di 4 lingkungan dalam 3 wilayah. Pastor kepala paroki pertama adalah pastor Yan Lali, SVD, seorang pastor yang memiliki jiwa misionaris dan intensif melayani umat dipelosok-pelosok. Baptisan pertama yang tercatat di buku paroki terjadi pada tanggal 23 Maret 1979, sebulan setelah diresmikannya paroki St. Arnoldus.

Untuk memberikan tempat beribadah yang lebih layak, pada tahun 1982 dibentuk panitia pembangunan gereja dengan ketua P.Y. Maryoto. Usaha umat dengan segala keterbatasannya dan mengatasi berbagai rintangan akhirnya berbuah juga dengan keluarnya ijin pendirian gereja pada tanggal 16 September 1986. Bentuk bangunan gereja diputuskan bercorak joglo, terbuka, nuansa alam yang kental diatas lahan 4000 meter persegi. Pada tanggal 22 November 1987 bangunan gereja diresmikan oleh Bupati Bekasi, H. Suko Martono dan diberkati oleh Mgr. Leo Soekoto, SJ (alm).

Pastor yang berkarya di gereja St. Arnoldus

A.    Pastor perintis sebelum resmi menjadi paroki (sebelum 25 Februari 1979):

1.    Pastor Nooy, SVD
2.    Pastor K. Looymens, SJ
3.    Pastor Staudinger, SJ
4.    Pastor Christ Verhaak, SJ
5.    Pastor van den Putten, SJ
6.    Pastor Suryawasito, SJ
7.    Pastor Van den Braak, SJ

B.    Pastor Paroki tahun 1979 – 1991
1.    Pastor Yan Lali, SVD (Pastor Kepala Paroki)
2.    Pastor Alexius Dato Lelangwayan. SVD (Pastor Pendamping)
3.    Pastor Hendrik Molan Tokan, SVD (Pastor Pendamping/ alm)
4.    Pastor Lucius Sari Uran, SVD (Pastor Pendamping)
5.    Pastor A. Sarto Mitakda, SVD (Pastor Pendamping)
6.    Pastor Ben Udjan (Pastor Pendamping)

C.    Pastor Paroki tahun 1991 – 1993
1.    Pastor Ben Udjan, SVD (Pastor Kepala Paroki, selama 4 bulan dipindah ke Kalimantan
2.    Pastor Pastor Felix Mado, SVD (Pastor Kepala Paroki), studi ke Phillipina
3.    Pastor Lucius Sari Uran, SVD (Pastor Kepala Paroki)
4.    Pastor A. Sarto Mitakda, SVD (Pastor Pendamping)

D.    Pastor Paroki tahun 1994 – 2006
1.    Pastor Lucius Sari Uran, SVD (Pastor Kepala Paroki)
2.    Pastor Paskalis Nyoman Widarsa, SVD (Pastor Pendamping)
3.    Pastor Ben Prado, SVD (Pastor Pendamping)
4.    Pastor Imam Subagyo, Pr (Pastor Pendamping)
5.    Pastor F.X. Ketut Trisnoyanto, SVD (Pastor Pendamping)
6.    Pastor Samuel Pangestu, Pr (Pastor Pendamping)
7.    Pastor Marselus Nurmanjaya (Pastor Pendamping)
8.    Pastor Anselmus Selvus Wege, SVD (Pastor Pendamping)
9.    Pastor Agustinus I Gede Ardhy Kurniawan, SVD (Pastor Pendamping)

E.    Pastor Paroki tahun 2006 – 2009
1.    Pastor Anselmus Selvus Wege, SVD (Pastor Kepala Paroki)
2.    Pastor Hendrikus Meko, SVD (Pastor Rekan)
3.    Pastor Viktor Bani, SVD (Pastor Rekan, tahun 2008 – sekarang)
4.    Pastor Silvester Nong, Pr (Pastor Rekan, tahun 2008 – sekarang)

(Ditulis ulang dari berbagai sumber oleh Bpk. Gatot Setyo Tantomo)

Pengunjung menemukan artikel ini dengan kata kunci:

Comments are closed.