VISI PAROKI
Visi sebuah organisasi mencerminkan tujuan yang akan dicapai dalam kurun waktu tertentu. Perumusannya disusun secara visioner ke depan untuk dicapai tidak terbatas pada satu periode suatu kepengurusan. Karena itu visi organisasi dimungkinkan tidak berubah dan tetap untuk masa kepengurusan organisasi lebih dari satu periode. Meskipun dinamika di Paroki St. Arnoldus cukup tinggi, perkembangan umat dan aktivitas yang sangat dinamis serta terjadinya perubahan lingkungan sekitarnya, visi Paroki dinilai masih relevan dan harus terus diperjuangkan pencapaiannya. Visi dan misi yang ada akan dijalankan dengan semangat dan berpegang pada sumber spiritualitas Kristiani yaitu Kristus sendiri yang dihayati secara baru dan kontekstual. Visi dan misi Paroki didasarkan pada:
Pedoman Dasar Dewan Paroki Keuskupan Agung Jakarta, Januari 1998;
Peraturan Rumah Tangga (PRT) Paroki St. Arnoldus;
Hasil Sidang Agung Gereja Katolik Indonesia 2005, ”Bangkit dan Bergeraklah”.
Berdasarkan pertimbangan tersebut maka visi Paroki St. Arnoldus Bekasi adalah:
TERWUJUDNYA PERSEKUTUAN UMAT KATOLIK BERKUALITAS, MEMILIKI SPIRITUALITAS KRISTIANI YANG DIHAYATI SECARA BARU DAN SOLIDARITAS TINGGI.
Lahirnya visi dimaksud sebagai sarana untuk menggapai cita-cita yang ingin diraih meliputi:
1. Persekutuan umat Katolik berkualitas mengandung maksud dan cita-cita:
Persekutuan keluarga Katolik yang beriman dan bermutu, diresapi oleh kasih Tuhan, hidup dalam kasih dan pengabdian kepada sesama, sehingga membuat semakin banyak orang percaya kepada Kristus.
Persekutuan umat yang dilandasi semangat kristiani, pengorbanan, dan kepekaan menuju Gereja yang mandiri, misioner, berdaya pikat dan berdaya tahan dengan menjalin hubungan yang baik antar golongan, agama dan kelompok di dalam masyarakat.
Persekutuan diartikan pula dalam rangka menciptakan paguyuban umat yang memiliki kualitas iman yang tangguh, memberi kesadaran untuk hidup menggereja dan hidup rukun antar sesama dan masyarakat.
Persekutuan sebagai paguyuban umat Allah yang memahami imannya dan mampu mengekspresikan imannya dalam kehidupan keluarga dan masyarakat dengan wujud nyata berupa terjalinnya persaudaraan, cinta kasih dan solider.
2. Spiritualitas Kristiani yang dihayati secara baru dan solidaritas tinggi mengandung maksud dan cita-cita yang ingin dicapai:
- Menjadikan umat yang beriman dinamis.
- Mewujudkan umat paroki dengan penghayatan Sabda, peduli terhadap masyarakat dengan mengamalkan cinta kasih Kristiani.
- Menuju umat beriman yang kuat, taat, rendah hati dan aktif.
- Umat paroki yang setiap anggotanya menyadari, memahami, dan mengamalkan keimanannya kepada kristus dalam lingkup keluarga, paroki dan masyarakat.
- Umat yang melibatkan diri, berpartisipasi dalam lingkungan, rumah tangga, gereja dan masyarakat didasarkan pada iman.
- Umat yang berani memberikan contoh dan bertanggungjawab dilandasi iman kepada Kristus yang teguh.
- Spiritualitas yang dihayati terus menerus dan dipraktekkan dalam kehidupan masa kini.
MISI PAROKI
Menimbang bahwa Komunitas basis sudah terbentuk, tetapi sebagian belum berjalan dengan optimal dan sebagian cenderung bergerak ke dalam, oleh karena itu perlu dibangkitkan kembali, ditingkatkan semangatnya dan digerakkan, sehingga misi Paroki St. Arnoldus Bekasi berbunyi:
Membangun, membangkitkan dan menggerakkan komunitas umat basis yang lebih terbuka, bersahabat, simpatik dan berdaya tahan.
Sub tema tahun 2009: Mewujudkan persekutuan Umat Basis Kristiani ditengah masyarakat dengan mengedepankan solidaritas antar sesama, Peranan Keluarga dan Kaum Muda. Sub tema ini diterjemahkan lebih lanjut sesuai tujuan-tujuan yang ingin dicapai pada tahun pelayanan yang sedang berjalan.
Pengunjung menemukan artikel ini dengan kata kunci:
- visi misi gereja katolik (5)
- buku visi misi organisasi (4)
- dinamika pengembangan paroki (3)
- umat basis (2)
- Visi Misi Pelayanan Gereja (2)
- contoh misi dan visi paroki (2)
- visi dan misi organisasi kerohanian (2)
- apa yang dimasud dengan umat basis? (2)
- visi misi gereja katolik jakarta (1)
- visi misi amsa organisasi (1)
